Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TENTARA Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) adalah kekuatan besar yang mampu menjaga kedaulatan dan keutuhan wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) bersama-sama dengan komponen bangsa lainnya.
Hal tersebut dikatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto di hadapan 2.500 keluarga besar TNI-Polri, tokoh agama, alim ulama dan masyarakat Lombok. Safari Ramadhan Panglima TNI dan Kapolri Jenderal Tito Karnavian itu digelar di Markas Korem 162/Wira Bhakti, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, Rabu (30/5) malam.
Panglima TNI mengingatkan bahwa TNI dan Polri tidak bisa sendirian menjaga keutuhan NKRI, namun harus bersama-sama komponen bangsa, para alim ulama, tokoh agama, dan tokoh masyarakat. “Kita tidak boleh diadu domba dan kita tidak boleh pecah, kita harus bersatu mempertahankan NKRI,” ujarnya melalui keterangan dari Pusat Penerangan TNI, Kamis (31/5).
Menurut Hadi, ada kelompok dengan paham radikal yang ingin memecah belah Indonesia. Untuk itu, TNI dan Polri dengan sinergitasnya bertekad untuk tetap menjaga dan mempertahankan wilayah NKRI.
“Mari kita sama-sama perangi paham tersebut untuk menjaga keutuhan NKRI, seperti apa yang sudah ditanamkan oleh para pendahulu kita yaitu menjadi negara yang besar, negara yang kaya, negara yang subur dan rakyat yang makmur," katanya.
“Saat ini saya selaku Panglima TNI bersama Kapolri melaksanakan safari ramadhan berkeliling wilayah-wilayah untuk menyampaikan bahwa masyarakat tidak perlu khawatir dengan kejadian beberapa waktu lalu, mulai dari Mako Brimob, Surabaya dan Sumatera,” sambung Hadi Tjahjanto.
Di sisi lain, Panglima TNI menyampaikan bahwa Indonesia terkenal dengan keramahtamahan penduduknya, beraneka ragam agama dan memiliki budaya yang berbeda, namun saling menghargai. Disamping itu, Indonesia juga merupakan negara yang gemah ripah loh jinawi toto tentrem raharjo.
“Untuk itu, saya mengajak kepada seluruh komponen masyarakat, mari kita bersama-sama merapatkan barisan untuk menjaga NKRI yang kita cintai bersama ini,” pungkasnya.
Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian, menambahkan hingga saat ini Nusa Tenggara Barat masih relatif aman, walaupun dibeberapa tempat di Indonesia terjadi ledakan bom. “Saya sangat terkesan dengan kedamaian di Pulau Lombok dan NTB pada umumnya,” tukas dia.
Tito Karnavian mengaku bahwa Lombok merupakan satu primadona setelah Bali. “Ini merupakah salah satu nikmat dari Allah SWT yang harus kita syukuri,” pungkasnya. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved