Try Sutrisno Minta Kader PKPI Tak Ikutan Sebar Berita Bohong

Golda Eksa
31/5/2018 09:55
Try Sutrisno Minta Kader PKPI Tak Ikutan Sebar Berita Bohong
(ANTARA/Muhammad Adimaja)

SELURUH kader Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) diingatkan untuk tetap memegang teguh identitas dengan baik. Kader PKPI pun harus mampu merangkum semua potensi untuk memajukan bangsa.

"Jadikan tradisi partai ini betul-betul untuk persemaian, pergaulan bangsa yang indah, jadikan contoh," ujar Ketua Dewan Pembina PKPI Try Sutrisno disela-sela acara Pelantikan Pengurus Dewan Pimpinan Nasional PKPI di Jakarta, Rabu (30/5).

Wakil Presiden ke-6, itu berharap jajaran pengurus DPN PKPI yang saat ini didominasi oleh generasi muda untuk tidak mudah menyerah. Kader wajib membuka hati, pikiran, dan terus belajar dalam pergaulan politik yang sehat di Tanah Air.

"Jangan sampai kita menjadi partai sangat ekslusif, menutup diri, dan membuat berita bohong untuk memecah belah bangsa. PKPI harus menjadi partai yang tetap serius mengangkat etika politik yang baik," katanya.

Menurut dia, hadirnya parpol harus tetap dipahami sebagai wadah mencetak para pemimpin andal di Indonesia. Pun semua pihak diharapkan bersatu untuk menjalankan tugas bersama, seperti melakukan koordinasi dan sinkronisasi.

Ia mengemukakan, bangsa Indonesia harus tetap teguh dan tegar dalam sendi-sendi kebersamaan sesuai Pancasila dan UUD 1945. Semangat kekeluargaan dan persaudaraan yang menjadi kunci utama untuk menjawab perubahan dan tantangan zaman sejatinya terus dikobarkan.

"Indonesia itu pluralisme. Maka, kita harus peka terhadap perubahan di dalam dan luar. Harus seimbang. Kita jangan gusar menghadapi tantangan, seperti teror dan isu lain. Kita bisa menghadapi karena sifat bangsa Indonesia itu tidak pernah ragu dan tetap religius," tukas Try.

Ketua Umum PKPI Diaz Faisal Malik Hendropriyono, menambahkan PKPI sudah memiliki modal untuk melenggang pada Pemilihan Umum 2019, yakni 1,1 juta suara yang diperoleh pada pemilu sebelumnya. Jumlah itu dipastikan melonjak dengan kreatifitas generasi muda yang duduk di jajaran pengurus.

Di sisi lain, imbuh dia, PKPI pun masih bersih dari pelbagai isu maupun kontroversi kasus, seperti yang menimpa sejumlah kader di partai politik lainnya. "Inilah modal kita untuk maju di Pemilu mendatang," katanya.

Diaz menambahkan, PKPI merupakan partai yang basis pemilihnya adalah keluarga TNI-Polri. Selain itu, PKPI pun aktif membaca perkembangan perubahan, semisal sektor transportasi dan olahraga yang banyak menyasar kelompok muda. Ia pun optimistis elektabilitasnya yang terus meningkat nantinya dapat melampaui ketentuan ambang batas parlemen 4%.

Berikut susunan pengurus DPN PKPI Periode 2018-2024. Dewan Pembina Jenderal (Purn) Try Sutrisno, Komjen (Purn) Gories Mere, Letjen (Purn) Farid Zainuddin, dan Irjen (Purn) Ansyaad Mbai; Dewan Penasehat Djati Nuswanto, Sumedi, dan Sentot; Dewan Pakar Hotner Tampubolon, Ashari Ali Agus, dan Tedy Gusnadi.

Ketua Umum PKPI Diaz Faisal Malik Hendropriyono, Wakil Ketua Umum Rully Soekarta, dan Rony Halilintar. Sementara Sekretaris Jenderal Very Surya Hendrawan dan Bendahara Umum Iwan Bogananta. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya