Amien Rais Dinilai Politisasi Persaudaraan Alumni 212

Rudy Polycarpus
30/5/2018 20:55
Amien Rais Dinilai Politisasi Persaudaraan Alumni 212
(MI/AGUNG WIBOWO )

TENAGA Ahli Utama Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin menilai Amien Rais telah memolitisasi organisasi Persaudaraan Alumni (PA) 212.

Menurut Ngabalin, tidak ada yang boleh memakai Persaudaraan Alumni 212 demi kepentingan politik sesaat.

"Tidak boleh organisasi itu dipakai untuk kepentingan politik, kepentingan sesaat, kepentingan birahi, kekuasaan politik siapa pun, termasuk kepada Ketua Dewan Pembina (Persaudaraan 212) Amien Rais," ujarnya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (30/5).

Dalam sejumlah kesempatan, Amien kerap melontarkan kritik kepada Presiden Joko Widodo. Terbaru, ketika saat menghadiri Rakornas PA 212 di Cibubur, Selasa (29/5), ia mengatakan Presiden Joko Widodo akan dilengserkan Allah pada Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menurut Ngabalin, sebagai tokoh bangsa dan mantan Ketua MPR, sikap Amien jauh dari kepantasan di dunia politik.

"Sebagai tokoh, guru bangsa, kita bertuturlah dengan baik. Menempatkan suatu etika dan moral dalam berpolitik untuk diberikan pendidikan ke generasi yang akan datang. Jangan anda bertindak seperti Allah kemudian menurunkan takdir berbuat semaumu. Jaga lisanmu sebagai tokoh," tandas politikus Partai Golkar itu.

Di sisi lain, ia memaklumi posisi Amien yang mengambil sikap berseberangan dengan pemerintah. Meski demikian, jelasnya, dunia politik tetap menjunjung ketika dan moral dalam meraih kekuasaan.

"Boleh berpolitik, boleh beda pilihan, tapi ada tata krama orang menggunakan akhlak, etika, dan moral berpolitik. Jangan memfitnah dan adu domba, tidak bagus, capek bangsa," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya