Sandi tidak Bermaksud Mendiskreditkan Kinerja Jokowi

Golda Eksa
29/5/2018 17:13
Sandi tidak Bermaksud Mendiskreditkan Kinerja Jokowi
(MI/Rommy)

PARTAI Gerindra memastikan bahwa penyataan Wakil Ketua Dewan Pembina Gerindra Sandiaga Salahuddin Uno terkait kondisi miris perekonomian di Indonesia, bersifat umum. Pernyataan itu bukan diarahkan secara personal, apalagi dianggap menyandingkan kinerja Joko Widodo dan mantan Perdana Menteri Malaysia Najib Razak yang gagal meningkatkan perekonomian di negeri Jiran.

"Jadi jangan sampai salah paham. Pernyataan Sandi itu bukan menyandingkan Presiden Jokowi dengan Najib Razak. Ini hanya menggambarkan kondisi umum di Indonesia dan Malaysia yang kebetulan ada kesamaan," ujar Ketua DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria ketika dihubungi, Selasa (29/5).

Kesamaan kondisi kedua negara tersebut, sambung dia, seperti memiliki utang banyak, tingginya kesenjangan ekonomi di masyarakat, menghadapi arus masuknya tenaga kerja asing, dan realitas kasus korupsi yang hingga kini masih terjadi. Wakil Ketua Komisi II DPR itu menegaskan, problematika yang terjadi di Indonesia dan Malaysia digambarkan Sandi secara umum. Sandi pun melontarkan pernyataan itu dalam kapasitasnya sebagai pelaku usaha dan bukan selaku Wakil Gubernur DKI Jakarta.

"Sandi itu, kan pengusaha. Sebetulnya apa yang disampaikan itu biasa saja, tidak usah berlebihan merespons. Toh, semua orang tahu kondisi ini. Tidak perlu pejabat atau ahli ekonomi yang mengatakan, anak tidak sekolah saja tahu ada kesamaan soal kesenjangan ekonomi, tenaga kerja, korupsi. Inilah kesamaan kedua negara yang sedang dilanda masalah."

Menurut Ahmad Riza,  Gerindra tidak melihat adanya unsur kesengajaan dari Sandi untuk menuduh kinerja pemerintahan Jokowi. Sandi justru ingin mengajak semua pihak agar bersama-sama bergerak mengatasi masalah ekonomi di Tanah Air. (E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya