Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
DIREKTUR Jenderal Kependudukan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa KTP-E yang ditemukan jatuh di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor, adalah KTP-E rusak. Hal tersebut sebagaimana laporan dari Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha yang langsung mengecek ke lapangan.
"Pak Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha sudah melakukan pengecekan di lapangan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa KTP-E yang tercecer tersebut adakah KTP-E rusak/invalid," katanya dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, hari ini.
KTP-E tersebut diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu untuk dibawa ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor. Zudan memastikan bahwa semua KTP-E yang jatuh dari mobil pengangkut tersebut sudah diamankan dan dikembalikan ke mobil pengangkut yang selanjutnya dibawa ke gudang penyimpanan di Semplak.
Pengembalian KTP-E yang tercecer ke dalam mobil pengangkut tersebut pun disaksikan langsung oleh petugas Kemendagri yang ditugaskan melakukan pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jumlah KTP-E rusak yang diangkut tersebut bukan lah berkarung-karung, melainkan sebanyak satu dus dan seperempat karung. "Jumlah kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya," katanya.
Saat ini, lanjut Zudan, permasalahan tercecernya KTP-E tersebut sudah ditangani Polres Kabupaten Bogor. Hari ini, rencananya Polisi akan meminta keterangan dari sopir dan staf yang mengawal barang tersebut. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved