Dukcapil Sebut KTP-E yang Tercecer di Bogor Adalah KTP-E Rusak

Nur Aivanni
27/5/2018 18:17
Dukcapil Sebut KTP-E yang Tercecer di Bogor Adalah KTP-E Rusak
(Ilustrasi)

DIREKTUR Jenderal Kependudukan Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kementerian Dalam Negeri Zudan Arif Fakrulloh mengatakan bahwa KTP-E yang ditemukan jatuh di Jalan Raya Salabenda Semplak, Kabupaten Bogor, adalah KTP-E rusak. Hal tersebut sebagaimana laporan dari Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha yang langsung mengecek ke lapangan.

"Pak Sesditjen Dukcapil I Gede Suratha sudah melakukan pengecekan di lapangan dengan jajaran Polsek Kemang dan Polres Kabupaten Bogor menunjukkan bahwa KTP-E yang tercecer tersebut adakah KTP-E rusak/invalid," katanya dalam keterangan pers yang diterima Media Indonesia, hari ini.

KTP-E tersebut diangkut dari gudang penyimpanan sementara di Pasar Minggu untuk dibawa ke Gudang Kemendagri di Semplak Bogor. Zudan memastikan bahwa semua KTP-E yang jatuh dari mobil pengangkut tersebut sudah diamankan dan dikembalikan ke mobil pengangkut yang selanjutnya dibawa ke gudang penyimpanan di Semplak.

Pengembalian KTP-E yang tercecer ke dalam mobil pengangkut tersebut pun disaksikan langsung oleh petugas Kemendagri yang ditugaskan melakukan pemindahan barang dari Pasar Minggu ke Semplak.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa jumlah KTP-E rusak yang diangkut tersebut bukan lah berkarung-karung, melainkan sebanyak satu dus dan seperempat karung. "Jumlah kepingnya tidak dihitung karena merupakan gabungan dari sisa-sisa pengiriman sebelumnya," katanya.

Saat ini, lanjut Zudan, permasalahan tercecernya KTP-E tersebut sudah ditangani Polres Kabupaten Bogor. Hari ini, rencananya Polisi akan meminta keterangan dari sopir dan staf yang mengawal barang tersebut. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya