Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
TIM Penegakan Hukum Terpadu (Gakumdu) Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Sulawesi Selatan, Rabu (23/5) merampungkan pemeriksaan terhadap lima komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) Makassar. Dan langsung akan memplenokan hasilnya.
Hari ini,yang diperiksa di kantor Sentra Gakumdu Bawaslu Sulsel hanya dua orang, yaitu Ketua KPU Makassar Syarief Amir dan satu orang anggotanya, Rahma Saiyed, setelah dua hari lalu, tiga komisioner lainnya sudah menjalani pemeriksaan.
Pemeriksaan kelima komisioner KPU Makassar tersebut, menindaklanjuti laporan tim kuasa hukum pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (Danny-Indira) yang menilai KPU melanggar aturan Pilkada karena tidak mengindahkan perintah Panwaslu Makassar untuk mengakomodir pasangan tersebut.
Ketua KPU Makassar, Syarief Amir dan anggotanya Rahma Saiyed usai pemeriksaan sekitar tiga jam menjelaskan, bahwa mereka baru bisa datang memenuhi panggilan Bawaslu, lantaran baru pulang dari Jakarta memenuhi pamggilan KPU RI terkait pengadaan logistik Pilkada.
"Kami hadir di sini, intinya memenuhi panggillan, untuk mengklarifikasi alasan kami mengapa tidak mengindahkan putusan Panwaslu Sulsel yang menggugat KPU untuk kembali mengakomodir pencalonan Danny-Indira. Untuk lengkapnya silahkan tanya ke penyidik," seru Syarief.
Rahma Saiyed pun menambahkan, jika berdasarkan konsultasi mereka ke KPU RI, disebutkan, bahwa keputusan pengadilan, yaitu PT TUN dan dikuatkan oleh Mahkamah Agung itu final dan mengingat, sehingga tidak ada lagi upaya hukum lanjutan setelahnya. "Jadi apa yang kami lakukan ada dasar humumnya," serunya.
Sementara itu, Ketua Bawaslu Sulsel Laode Arumahi mengaku belum boleh satu orang pun membocorkan hasil pemeriksaan para komisioner dan para ahli yang sudah diperiksa.
"Hasil pemeriksaannya nanti akan diekspose semua, termasuk ketetangan para ahli. Rancananya rapat pleno digelar hari ini, tapi waktu pastinya lihat dulu laporan masing-masing tim," pungkas Arumahi. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved