Lembaga Pendidikan Dirasuki Paham Radikal, BNPT: Perekrutan Pengajar Harus Diperketat

Nur Aivanni
22/5/2018 22:25
Lembaga Pendidikan Dirasuki Paham Radikal, BNPT: Perekrutan Pengajar Harus Diperketat
(MI/ BARY FATHAHILAH)

KEPALA Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Suhardi Alius mengatakan bahwa perekrutan pengajar harus lebih dilakukan secara hati-hati. Hal itu mengingat berkembangnya paham-paham radikal yang dilakukan oleh pengajar.

Karena itu, ia pun telah mengingatkan kepada Kementerian Agama, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, serta Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi.

"Karena sekarang semua segmen dimasuki, makanya saya ingatkan," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa (22/5).

Selain itu, kata dia, untuk mencegah paham radikal berkembang di lembaga pendidikan juga perlu ada nilai-nilai nasionalisme melalui kurikulum pendidikan.

"Nah bagaimana kita mencoba mengembalikan nasionalisme kita melalui kurikulum dan sebagainya," katanya.

Berdasarkan data dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan, terdapat fenomena radikalisme di dunia pendidikan. Sekolah dijadikan sebagai tempat menyebarkan radikalisme/terorisme melalui kegiatan pembelajaran di kelas dan di luar kelas.

Beberapa kejadian di sekolah, ada guru dan siswa yang menghindar dari kegiatan upacara bendera dan pelajaran kewarganegaraan/sejarah.

Ada beberapa langkah yang akan diambil Kemendikbud agar paham-paham radikal tidak berkembang di lembaga pendidikan. Pertama, sekolah dan guru harus menguatkan hubungan dengan keluarga dan memiliki data akurat keluarga siswa. Dengan begitu, sekolah bisa mengantisipasi gejala radikalisme.

Kedua, sekolah-sekolah yang mengajarkan radikalisme diancam untuk ditutup. Misalnya, sekolah yang melarang upacara bendera atau mengajarkan intoleransi. Ketiga, guru-guru harus mulai mengajarkan penguatan pendidikan karakter secara nyata, bukan sebagai pelajaran semata. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya