Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MESKI belum resmi mendeklarasikan diri sebagai calon presiden, Prabowo Subianto masih menjadi pesaing terkuat petahana Presiden Joko Widodo pada Pemilihan Presiden 2019.
Survei terbaru Charta Politika, elektabilitas Prabowo mencapai 23,3%. Ia mengungguli pesaing terdekatnya, Gatot Nurmantyo (5,5%) Anies Baswedan dipilih (3,4%), serta Jusuf Kalla (2,0%). Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar yang rajin memasang fotonya di baliho-baliho belum mampu mendongkrak elektabilitasnya. Hanya 0,6% responden yang memilihnya.
Sementara, Jokowi elektabilitasnya masih stabil di angka 51.2%. Data hasil sigi tersebut diambil pada 13-19 April 2018 melalui wawancara tatap muka secara langsung terhadap 2000 responden di 34 provinsi dengan margin of error 2,19%.
Menurut Direktur Eksekutif Charta Politika, Yunarto Wijaya survei bertema Konstelasi Elektoral Pilpres dan Pemilihan Legislatif 2019 Pasca Deklarasi Prabowo itu dilakukan setelah ada kepastian Prabowo maju ke Pilpres 2019.
Pada pengujian satu lawan satu atau head to head, kata Yunarto, elektabilitas Jokowi jauh berada di atas pesaingnya.
"Lawan terkuat Jokowi di pemilihan presiden masih Prabowo," ujarnya di Jakarta Senin (21/5).
Jika calon hanya dua, yakni Jokowi dan Prabowo, responden yang memilih Jokowi sebanyak 58,8% dan Prabowo 30%. Sedangkan 11,2% lainnya belum memilih atau tidak menjawab.
Jika berhadapan dengan Agus Yudhoyono (AHY), Jokowi meraih suara 64,8% dan AHY 14,7 persen, serta tidak menjawab 20,5%. Sedangkan berhadapan dengan Anies Baswedan sebagai capres, Jokowi mendapat 64,4% dan Anies 18,9%.
Salah satu tokoh baru yang digadang-gadang masuk dalam pertarungan pilpres, Gatot Nurmantyo, mendapat suara 18% jika berhadapan dengan Jokowi yang dipilih 64,6% responden.
Hadir sebagai narasumber Wakil Ketua Umum Gerindra Ferry Juliantono, Wakil Koordinator Bidang Pratama Partai Golkar Bambang Soesatyo, Wakil Sekjen DPP PDIP Ahmad Basarah, dan politikus PKS Nasir Djamil. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved