Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Yohana Yembise mengatakan, dirinya sangat mengecam atas peristiwa bom di Surabaya. Terlebih dalam kegiatan itu dilibatkan anak-anak untuk ikut dalam aksi bom bunuh diri.
"Ini seharusnya tidak terjadi. Karena ini jelas melanggar undang-undang perlindungan anak," ujar Yohana, di hotel Grand Sahid Jaya, Jakarta, hari ini.
Ia mengatakan, saat ini terus memantau perkembangan kejadian di Surabaya. Terutama 3 anak dari pelaku bom di Sidoarjo dan anak yang selamat dari bom di Mapolrestabes Surabaya yang saat ini masih menjalani perawatan di rumah sakit akibat terkena ledakan.
"Kami terus memantau dan koordinasi dengan dinas terkait di sana. Saya ada rencana ke sana, tapi saat ini ada agenda ke Asmat terlebih dulu yang tidak bisa ditunda. Setelah dari Asmat saya akan kesana," ujar Yohana.
Nantinya bila kondisi telah memungkinkan, KPPPA akan menyiapkan pendampingan dan trauma healing bagi korban anak-anak tersebut. Hal itu dilakukan untuk melindungi hak dan mengembalikan kondisi anak-anak tersebut sehat fisik dan psikis.
Yohana mengatakan, dirinya bersama kementerian PPPA akan terus melakukan sosialisasi dan edukasi terkait penguatan peran keluarga. Tidak hanya itu, juga peran lingkungan dalam mengawasi kondisi keluarga yang ada di sekitarnya.
"Kami nantinya perhatiannya akan lebih banyak pada keluarga. Karena itu merupakan intinya. Percuma kita habis-habisan berupaya melindungi anak kalau dari ketahanan keluarganya masih lemah," ujar Yohana.
Yohana mengatakan, dirinya bersama jajaran KPPPA sebenarnya telah mengantisipasi radikalisme sebagai hal yang sangat mungkin menyentuh perempuan dan anak. Hal itu disuarakan lewat berbagai kampanye. Saat ini, hal itu akan semakin keras disuarakan di berbagai daerah. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved