Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
UNTUK mengukur penerapan aturan Pilkada serentak 2018 dengan satu pasangan calon, KPU menggelar simulasi di TPS yang berlokasi di Lapangan Gandasari, Jalam Pajajaran RT 002/RW 04, Kecamatan Jatiwung, Kota Tangerang, Banten Sabtu (12/5).
Dalam simulasi itu, masih banyak warga yang canggung karena hanya ada satu pasangan calon. Bahkan, beberaa warga yang hadir tidak mengetahui bahwa daerah itu hanya memiliki calon tunggal.
Sa'adah, 38, warga Kampung Dumpit, misalnya, mengaku canggung saat melihat surat suara yang hanya berisi satu pasangan calon dan kotak kosong. Pasalnya, selama ini ia belum punya pengalaman dalam menghadapi surat suara semacam itu. "Saya juga baru tahu kalau nanti cuma ada satu pasangan calon. Ya, cukup aneh, tapi setelah dijelaskan oleh petugas baru mengerti," ujarnya.
Hampir sama dengan Sa'adah, Rasdi, 46, mengaku sampai saat ini tidak mengetahui jika daerahnya hanya memiliki satu pasangan calon. Namun, dia mengaku tidak terlalu memusingkan hal itu dan akan tetap datang untuk memilih pada 27 Juni nanti.
"Saya tidak tahu kalau cuma satu pasangan calon. Tapi tidak apa, masih ada waktu buat cari tahu, masih satu bulan lagi kan? Pokoknya datang dulu saja ke TPS," ungkapnya.
Peserta simulasi lainnya, Eka Ayu Raniya, 18, mengaku sebagai pemilih pemula sempat merasa bingung saat melihat surat suara yang hanya berisi kolom kosong dan satu pasangan calon. "Datang ke sini karena pengen tahu dan nyoba. Sempat aneh tadi kok cuma satu, soalnya saya enggak ngikutin juga soal pilkada," tuturnya.
Komisioner KPU Ilham Saputra menjelaskan simulasi bertujuan untuk mengukur pemahaman pemilih dan petugas di daerah yang hanya terdapat calon tunggal. Dalam Pilkada 2018 terdapat 14 daerah yang mempunyai calon tunggal.
"Kami rasa ini penting untuk disosialisasikan, terutama memastikan masyarakat paham bagimana memilih di daerah yang hanya memiliki satu pasangan calon. Kita juga mengundang temen-temen dari daerah lain yang mempunyai satu pasangan calon untuk mengikuti simulasi," paparnya.
Hasil simulasi itu, kata dia, akan menjadi bahan pertimbangan KPU dalam mengantisipasi masalah-masalah yang kerap terjadi saat pemungutan suara.
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved