Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ANGGOTA kepolisian terlihat berjaga-jaga di depan Kantor Kedutaan Besar Amerika Serikat di Jalan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, hari ini. Massa aksi menyasar Kedubes AS untuk melancarkan protes atas kebijakan pemindahan Kedubes AS di Israel menuju Yerusalem.
Aparat kepolisian dalam pengamanan di depan Kantor Kedubes AS itu tanpa membawa senjata laras panjang. Hanya tameng dan kayu yang telah disiapkan di depan Kedubes.
Polri juga telah menyiapkan beberapa kendaraan taktis, seperti water canon dan barracuda di depan Kedubes AS serta memasang kawat berduri di sepanjang jalan Merdeka Selatan, mulai dari Kedubes AS sampai kawasan Balai Kota Jakarta.
Lalu lintas kendaraan di Jalan Medan Merdeka Selatan dan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, juga dialihkan sehubungan dengan adanya aksi massa dari Koalisi Indonesia Bela Baitul Maqdis.
Jalan Medan Merdeka Selatan ditutup. Arus lalu lintas menuju jalan itu dialihkan dari arah Tugu Tani ke Jalan Medan Merdeka Timur. Jalan Medan Merdeka Utara pun ditutup. Kendaraan dari arah Gambir di Jalan Merdeka Timur diarahkan menuju Masjid Istiqlal dan Jalan Veteran.
Jalan Majapahit hingga Jalan Medan Merdeka Barat dari arah Jalan Veteran juga ditutup sehingga kendaraan yang ingin menuju Jalan MH Thamrin dan sekitarnya harus memutar ke arah Jalan Abdul Muis dan berbelok di Jalan Budi Kemuliaan (Bank Indonesia).
Akibat pengalihan arus lalu lintas itu menyebabkan kemacetan di sejumlah titik, seperti kawasan Tugu Tani, Jalan Merdeka Timur depan Stasiun Gambir, kawasan Kebon Sirih, dan beberapa titik lainnya.
Di dalam kawasan Monas terlihat sejumlah mobil tangki air yang disediakan untuk mengambil wudhu bagi massa yang akan shalat.
Rencananya massa yang sudah memulai aksi dengan shalat subuh berjamaan di Monas dan Masjid Istiqlal akan melakukan aksi hingga shalat Jumat berjamaah di tempat tersebut.
Makanan dan minuman terlihat dibagikan secara gratis oleh beberapa orang dari sejumlah organisasi massa. Hingga berita ini diturunkan, massa masih terus berdatangan ke kawasan silang Monas untuk mengikuti aksi 115 tersebut.
Aksi massa umat Islam tersebut dilakukan merespons rencana pemindahan Kedutaan Besar Amerika Serikat dari Tel Aviv ke Yerusalem menyusul keputusan Presiden Donald Trump mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel.
Israel mengklaim seluruh Yerusalem sebagai ibu kotanya, sementara Palestina menganggap sektor timur kota itu sebagai ibu kota negara masa depan mereka.
Tindakan Amerika Serikat mengakui Yerusalem sebagai ibu kota Israel mematahkan konsensus internasional puluhan tahun bahwa masalah status kota itu harus diselesaikan sebagai bagian dari kesepakatan damai dua negara antara Israel dan Palestina. Keputusan pemerintah AS itu menuai reaksi dan kecaman dari sejumlah negara termasuk Indonesia. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved