Sopir Angkutan Barang Mengeluh soal Pungli kepada Jokowi

Rudy Polycarpus
08/5/2018 15:01
Sopir Angkutan Barang Mengeluh soal Pungli kepada Jokowi
(ANTARA)

PRESIDEN Joko Widodo menerima sekitar 50 sopir truk angkutan barang di Istana Negara, Jakarta, (8/5).

Dalam pertemuan itu, Presiden mendengarkan sejumlah persoalan yang dialami para sopir di jalanan, di antaranya soal pungutan liar.

Para sopir memberi tahu titik-titik rawan punglki mulai dari lintas Sumatera, Jawa, hingga Kalimantan kepada Jokowi dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi serta Wakapolri Komisaris Jenderal Syafruddin. 

Beberapa titik rawan yang disebut seperti Marunda, Cakung-Cilincing, Cikampek-Cirebon, Samarinda-Balikpapan, Mesuji, lintas Jambi-Medan, Aceh-Medan, serta Pekanbaru Kandis-Palalawan Riau.

Tak hanya pungli, para sopir juga mengalami banyak intimidasi dari preman-preman lokal. "Lewat warung saja harus bayar, kalau tidak kaca pecah, ranjau, ban disobek. Itu siang bolong pak," ujar seorang pengemudi kepada Presiden. Syafruddin dan Budi mencatat setiap keluhan yang disampaikan para sopir.

Menurut mereka, kelompok-kelompok preman ini akan mengenakan tarif tertentu, mulai dari Rp10.000 sampai jutaan rupiah. (E-2)





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Adiyanto
Berita Lainnya