NasDem: Tokoh Politik di Balik #2019GantiPresiden Jangan Bungkam

M. Taufan SP Bustan
01/5/2018 16:30
NasDem: Tokoh Politik di Balik #2019GantiPresiden Jangan Bungkam
(MI/PIUS ERLANGGA)

POLITISI Partai NasDem Ahmad HM Ali meminta tokoh politik di balik aksi gerombolan orang yang tergabung dalam #2019GantiPresiden di kawasan Car Free Day (CFD) jangan bungkam.

Menurutnya, jika sampai saat ini tokoh-tokoh itu hanya diam dan tidak mau menanggapi perlakukan yang tidak mendidik di kawasan CFD tersebut, sama halnya tokoh politik di balik #2019GantiPresiden itu setuju dengan perlakuan diskriminatif.

“Selama ini mereka akui sah-sah saja aksi kampanye terbuka yang mereka lakukan. Memang iya, tapi ketika ada aksi diskriminatif di dalamnya, itu kan tidak sah lagi. Apalagi tokoh politik yang membekengi sampai saat ini hanya diam. Harusnya kan mereka bertindak,” terang Ahmad kepada Media Indonesia di Jakarta, Selasa (1/5).

Anggota DPR RI dari Fraksi NasDem itu menyebutkan, perbedaan pilihan politik boleh saja, namun harus tetap menjaga etika.

Jangan sampai, lanjutnya, perbedaan itu menimbulkan kegaduhan di tengah masyarakat seperti halnya yang terjadi di kawasan CFD.

“Kalau sudah seperti itu masyarakat yang jadi korban. Ketika ada masyarakat yang tidak sependapat atau beda pilihan politik diintimidasi, itu kan cara-cara yang tidak baik dalam penerapan demokrasi kita di negara ini,” papar Ahmad.

Olehnya, Bendahara Umum DPP Partai NasDem itu meminta seluruh tokoh politik yang membelakangi aksi gerombolan orang yang mengenakan kaos #2019GantiPresiden di kawasan CFD bisa mengambil sikap tegas.

Selain itu, semua orang yang tergabung dalam #2019GantiPresiden diminta agar bisa menahan diri. “Kan sah-sah saja kalau ada orang yang tidak senang dengan Jokowi. Bahkan ketika ingin berkampanye dan melakukan pelbagai upaya untuk melahirkan tokoh yang lebih baik dari Jokowi. Silahkan saja, tapi jangan buat kegaduhan,” tandasnya. (OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya