Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KPU Kota Makassar, Sulawesi Selatan, telah membatalkan pencalonan pasangan Mohammad Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (Danny-Indira) pada Pemilihan Wali Kota Makassar 2018.
Pembatakan dilakukan berdasarkan putusan Mahkamah Agung (MA) atas sengketa Pilkada Makassar. Namun hasil rapat, termasuk SK tentang pembatalan pencalonan belum diumumkan kepada masyarakat.
Komisioner KPU Makassar Rahma Saiyed mengatakan hal itu baru akan disampaikan kepada publik pada Senin, 30 April pekan depan. "Hari Senin rencana diumumkan karena saat ini dan besok, kami komisioner berpencar-pencar dengan agenda kegiatan masing-masing," kata Rahma.
Danny Pomanto yang tahu dirinya sudah didiskualifikasi KPU Makassar menegaskan, jika keputusan KPU tersebut menandakan mulainya babak baru. "Ini artinya, babak baru dimulainya pertarungan. Kita akan bertemu di MA, MK dan KY," ujarnya.
Sementara itu, pendukung Danny yang kecewa berunjuk rasa di depan Monumen Mandala Pembebasan Irian Barat, Jalan Jenderal Sudirman, Makassar, Sabtu (28/4) sore. Di tempat itu, ada yang berorasi menyampaikan kekecewaanya.
Bahkan sebagian massa membakar sepeda motor Honda Scoopy dengan nomor polisi DD 2723 VZ, yang tidak diketahui milik siapa, dan usai membakar langsung mengancungkan jari 2, yang tadinya nomor urut pasangan Danny-Indira. "Aksi yang kami lakukan ini, sebagai bentuk perlawanan kami," tegas Jenderal lapangan, Rifadil, 28.
Dalam orasinya, Rifaldi juga menyampaikan kecewa dan berduka atas matinya demokrasi di Kota Makassar karena telah menggugurkan paslon Danny Pomanto dan Indira Mulyasari dalam kontestasi Pilwalkot Kota Makassar.
Usai aksi di Mandala, mereka pun berkeliling, longmarch, melintas di Jalan Hos Cokroaminoto. Tiba di depan Showroom mobil milik NV Haji Kalla, massa teriak-teriak dan menunjuk ke arah showroom, dan tiba-tiba kaca showroom tersebut pecah dilempari orang tidak dikenal. (OL-4)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved