Parpol Harus Pahami Pola Pikir Generasi Milenial

Putri Anisa Yuliani
23/4/2018 18:20
Parpol Harus Pahami Pola Pikir Generasi Milenial
(MI/ BARY FATHAHILAH)

PAKAR komunikasi politik, Emrus Sihombing, mengemukakan untuk merebut suara generasi milenial, partai politik harus sudah bisa memahami pola pikir mereka.

Menurut Emrus, salah satu pola pikir generasi milenial yakni kritis dan penuh dengan ide kreatif dan inovasi.

"Jadi jika ingin mereka ikut berpartisipasi maupun merebut suara mereka, maka parpol ya harus terima kritik dan tidak sedikit-sedikit membela diri dengan emosi alias baper," kata Emrus ketika dihubungi Media Indonesia, Senin (23/4).

Untuk merebut suara generasi milenial yang penuh dengan ide dan kreasi itupun para parpol harus memberikan ruang.

"Yang dimaksud ruang bukan hanya tempat tetapi juga kesempatan," ujarnya.

Parpol harus bisa memenuhi kebutuhan para generasi milenial. Kebutuhan-kebutuhan tersebut selain ruang untuk berinovasi tetapi juga kesejahteraan dan lapangan kerja.

"Apa-apa yang menjadi kebutuhan mereka tidak hanya secara umum tetapi spesifik harus didengar dan diberikan melalui gambaran program umum parpol ke depan," ujarnya.

Baginya, parpol saat ini tidak boleh kaku dalam kampanye, sebab jika tidak, kesempatan meraih suara dalam Pemilu akan hilang.

"Karena generasi milenial yang rentang usianya 17 tahun sampai 40 tahun ini jumlahnya cukup besar pada Pemilu yang akan datang, sampai 40% dari seluruh jumlah daftar pemilih. Jika tidak bisa merebut hati mereka niscaya bisa kalah," tukasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya