Elektabilitas Jokowi Turun, PDIP: Jangan Terpaku Pada Survei Satu Sisi Saja

Putri Anisa Yuliani
21/4/2018 14:47
Elektabilitas Jokowi Turun, PDIP: Jangan Terpaku Pada Survei Satu Sisi Saja
(Dok.MI/Arya Manggala)

POLITISI PDIP Masinton Pasaribu mengatakan masyarakat tidak bisa melihat survei dari satu sisi atau satu lembaga survei saja.

Ia menjelaskan bahwa untuk mendapatkan hasil kondisi politik yang ada di Indonesia pada hari ini harus melihat dari beberapa survei sekaligus dan mengambil kesimpulan.

"Survei hanya potret, tergantung dilihat dari sudut mana. Maka itu kita tidak bisa hanya lihat dari satu sudut saja," kata Masinton di Jakarta, hari ini.

Hal itu dikemukakan saat menanggapi hasil survei Median dan Kedai Kopi. Hasil survei Median pada bulan Maret menunjukkan elektabilitas calon presiden petahanan Joko Widodo berada di angka 36,2%. Dari hasil survei itu didapati juga ada 45% responden yang ingin Indonesia berganti presiden.

Sementara itu hasil survei Kedai Kopi menunjukkan Jokowi hanya mendapatkan 35,1% suara saat responden ditanya pertanyaan terbuka tanpa pilihan tentang siapa presiden yang akan dipilih dalam Pilpres mendatang.

Pada saat pertanyaan diberikan secara tertutup yang artinya sudah diberikan beberapa pilihan , Jokowi mendapat suara sebesar 48%.

Akan tetapi ada 52% responden yang akan memilih kotak kosong atau tidak akan memilih Jokowi jika Jokowi dihadapkan pada kotak kosong saat Pilpres.

Masinton pun mengingatkan agar masyarakat tak terlalu pada hasil survei. Menurutnya PDIP pun tak terpaku pada hasil survei dan tetap mendukung agar Jokowi bisa terus bekerja.

Selain itu, tidak adanya kecemasan dari kubu PDIP juga berdasarkan keyakinan dan optimisme karena dari berbagai hasil survei tingkat kepuasan masih sejalan dengan tingkat elektabilitas.

"Tingkat kepuasan publik masih tinggi dan itu lurus dengan tingkat elektabilitas," tukasnya.(OL-4)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya