Syafii Maarif Sayangkan Partai Islam belum Lahirkan Negarawan

Ardi Teristi
20/4/2018 16:53
Syafii Maarif Sayangkan Partai Islam belum Lahirkan Negarawan
(MI/Agus Utantoro)

MANTAN Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif mengkhawatirkan perilaku politisi dan partai politik di Indonesia, termasuk politisi dan partai Islam.

"Partai-partai Islam makin lama makin mengecil. Partai Islam belum melahirkan negarawan, yang punya karakter, integritas, dan berpotensi menjadi negarawan," kata dia di Jakarta, Kamis (19/4) malam.

Terkait politisi yang ideal, Buya Syafii menilai, politisi harus berpihak kepada keadilan, rakyat jelata, dan kebenaran. Politisi di Indonesia, secara umum, lanjut dia, jauh dari hal-hal ideal seperti itu.

Buya pun menyebut, partai politik yang ada juga belum ada yang ideal. "Kita harus perbaiki, mereka (politisi dan partai politik) harus belajar. Kalau memang Indonesia mau membangun Indonesia yang sehat, partai politik harus mau berkaca kelakuan-kelakuan masa lampau, yang sesungguhnya tidak sesuai dengan prinsip demokrasi," tegas dia.

Terkait memasuki tahun politik, lanjut Maarif, ujaran kebencian harus diwaspadai. Perpecahan seperti yang terjadi pada pemilihan kepala daerah (pilkada) DKI Jakarta diharapkan tidak terulang lagi.

Maarif berpesan, sebagai bangsa yang mengaku beradab, ujaran kebencian juga harus dihindari. Para politisi hendaknya berpolitik secara wajar, fair, saling menghormati, dan lapang dada.

Maarif berpendapat, perpecahan seperti di Pilkada DKI Jakarta sangat disesalkan dan diharapkan tidak terjadi lagi. "Sebab kalau diulang lagi, kita lebih bodoh dari unta," pungkas dia. (AT)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya