Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
SEJUMLAH kalangan mengimbau para elite untuk tidak membuat pernyataan yang bisa membuat gaduh. Setiap pendapat yang disampaikan hendaknya dalam koridor dan bertujuan untuk kepentingan bangsa.
Imbauan tersebut dilontarkan terkait dengan pernyataan Ketua Dewan Kehormatan Partai Amanat Nasional (PAN) Amien Rais yang dinilai kontroversial. Dalam tausiah seusai mengikuti Gerakan Indonesia Salat Subuh Berjamaah di Masjid Baiturrahim, Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Jumat (13/4), Amien menyebut adanya partai Allah dan partai setan. Dia mengatakan PAN, PKS, dan Gerindra sebagai kelompok yang membela agama Allah.
Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj mengatakan, kemarin, jika ingin menyampaikan sesuatu sebagai masukan atau pendapat, elite harus bertujuan kepentingan bangsa. Ja-ngan sampai, tegasnya, pernyataan yang dikemukakan tendensius dan memicu kegaduhan.
"Kalau tujuannya mengingatkan supaya kita prihatin, oke, semakin waspada, semakin semangat kita menjaga NKRI, setuju. (Namun) kalau asal ngomong, kemudian tendensius, enggak setuju," kata Said.
Ia mengingatkan elite dalam menyampaikan sesuatu kepada publik harus berpegang pada data dan bermanfaat bagi bangsa. Dengan begitu, publik terutama para generasi muda dapat mengambil hikmah di balik pesan itu. "Supaya bisa diambil wejangannya, supaya bisa jadi pegangan.''
Direktur Lingkar Madani untuk Indonesia (Lima) Ray Rangkuti menilai pernyataan Amien serampangan dan terkesan lahir dari suasana hati yang putus asa. Menurutnya, dua kategori partai yang dimaksud jelas sulit dipisahkan dari makna partai politik.
"Penyebutan PKS, Gerindra, dan PAN sebagai partai Allah dengan sendirinya menyebut partai politik lain sebagai bukan partai Allah, kecuali pernyataan itu dibuat umum, tanpa menyebut contoh partai yang masuk kategori partai Allah," ujar Ray.
Pernyataan serampangan seperti itu, sambung dia, sama sekali tidak membantu meningkatkan kualitas dan kedewasaan berdemokrasi. Yang ada ialah kegaduhan, perbincangan tanpa faedah, sekaligus meningkatkan suhu negatif jelang Pemilu dan Pilpres 2019.
Ketua Cyber Indonesia Aulia Fahmi menilai pernyataan Amien tersebut berpotensi memecah persatuan sehingga dia melaporkan yang bersangkutan ke Polda Metro Jaya, kemarin. "Kami menduga, kalau hanya ada tiga nama partai yang disebut, partai lain dianggap partai setan, atau kelompok lain ialah kelompok setan. Maka itu kami lihat ada indikasi, ada dugaan dia berupaya memecah belah persatuan bangsa."
Kacamata tauhid
Anggota Dewan Kehormatan PAN Dradjad Wibowo meminta seluruh pihak melihat pernyataan Amien bukan dari kacamata parpol. Menurutnya, Amien menyebut istilah itu dari kacamata tauhid Islam.
"Rujukan Pak Amien adalah kata hizballaah dari Al Maidah ayat 56. Alquran terjemahan Kementerian Agama mengartikannya sebagai 'pengikut (agama) Allah'. Kata hizb ini bisa diartikan sebagai golongan, kelompok, grup, atau partai," ucap Dradjad dalam keterangan tertulis.
Namun, lanjut dia, kata partai tersebut tidak otomatis menjadi parpol. "Beliau menyebut partai, itu artinya kelompok atau golongan. Lebih besar dan lebih luas dari sekadar partai politik.''
Penjelasan itu, tandas Dradjad, sekaligus menegaskan tidak adanya dasar bagi siapa pun memerkarakan Amien ke polisi. Lagi pula, Amien menyampaikannya dalam ceramah di masjid selepas salat Subuh.(Nov/Aya/Ric/X-8)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved