Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Gubernur Sulawesi Selatan Syahrul Yasin Limpo resmi menjabat sebagai Ketua DPP Partai NasDem Bidang Otonomi Daerah. Politikus yang sebelumnya berasal dari Partai Golkar itu kini mendapatkan tugas baru dari Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh untuk memenangkan Jokowi pada pemilu presiden (pilpres) di semua daerah.
Tugas tersebut diberikan Surya setelah Syahrul menemui orang nomor satu Partai NasDem itu di Gondangdia, Jakarta, kemarin. Syahrul menjelaskan bahwa terlibat aktif dalam pemenangan Jokowi ialah prioritas utama yang harus segera ia lakukan.
"Saya diperintahkan untuk ber-gerak secara maksimal untuk memenangkan Jokowi di semua daerah," ujarnya seusai pertemuannya dengan Surya Paloh.
Selain untuk memenangkan Jokowi, SYL juga bertugas untuk mengontrol struktur partai secara fisik dan konsep. Gubernur Sulsel dua periode tersebut juga bertanggung jawab terhadap mobilitas gerakan mesin partai untuk pemenangan Jokowi.
"Mengontrol struktur kita untuk betul-betul hadir secara fisik, konsep, mobilitas gerakan NasDem terhadap pemenangan Jokowi," katanya.
Syahrul juga mengatakan, jika dalam pemerintahan masih ada yang belum sempurna, harus dilanjutkan dan diperbaiki ke depannya.
"Dijelaskan kepada rakyat kalau masih ada yang tidak sempurna dalam pemerintahan itu menjadi pekerjaan rumah untuk dilanjutkan, diperbaiki ke depannya," katanya.
Ia menjelaskan Jokowi menjadi seorang presiden yang masih dibutuhkan rakyat. "Jokowi menjadi sosok presiden yang masih dibutuhkan oleh kita semua," katanya.
SYL sebelumnya merupakan politikus senior Partai Golkar. Dia bernaung di partai pohon beringin hijau itu sejak 1994. Setelah hampir 24 tahun bersama Golkar, ia berpindah haluan ke NasDem.
Calon wapres
Partai NasDem memang telah mendeklarasikan dukungan terhadap Joko Widodo untuk kembali maju dalam pemilihan presiden. Dalam Rapat Kerja Nasional IV Partai NasDem, Surya mengatakan partainya tidak akan berpaling sedikit pun dan akan tetap mendukung Jokowi pada pilpres mendatang.
"NasDem telah belajar dari para pahlawannya. NasDem teguh dalam memegang prinsip perjuangan. Tidak ada satu pun kata, sesenti pun yang berubah dari prinsip bahwa Jokowi adalah kita, dan kita adalah Jokowi, kita adalah Jokowi," kata Surya Paloh di JI Expo Kemayoran, Jakarta, 15 November 2017 lalu.
Mengenai figur yang akan menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi, Surya menyerahkan sepenuhnya kepada Jokowi. "Kalau soal calon presiden, sudah pasti Pak Jokowi, tapi untuk posisi pendampingnya, NasDem menyerahkan penuh ke Jokowi," ujarnya di sela peresmian Kantor Bappilu DPW NasDem Jatim di Surabaya, Minggu (8/4).
Ketika disinggung namanya sendiri yang masuk bursa untuk berduet dengan Jokowi, Surya yang juga tokoh pers nasional itu mengaku dirinya sudah tua sehingga sudah bukan saatnya dicalonkan.
Ia hanya ingin berperan mengorganisasi, memimpin, dan membesarkan partainya untuk menyumbang kebaikan bagi Indonesia.
"Meski ada yang menginginkan dan nama saya disebut-sebut, saya tetap tidak mau karena alasan tadi," ujar dia.(Ant/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved