Pesan Gus Mus untuk Ganjar: Mereka akan Kena Batunya Sendiri

Haryanto
11/4/2018 20:41
Pesan Gus Mus untuk Ganjar: Mereka akan Kena Batunya Sendiri
(MI/HARYANTO )

PIMPINAN Pondok Pesantren Roudlatut Thalibin, Kabupaten Rembang, Jawa Tengah, KH Mustofa Bisri atau yang kerap disapa Gus Mus menyayangkan penafsiran keliru terhadap puisinya yang sempat menjadi kontroversi.

Hal itu diungkapkan oleh calon wakil gubernur pasangan Ganjar Pranowo, Taj Yasin, yang sempat menemui Gus Mus di Bandara A Yani Semarang, Rabu (11/4).

Di sisi lain, Gus Mus juga senang banyak masyarakat yang merespons dan membela puisinya. Seperti dengan acara baca puisi Gus Mus bareng di Posko Relawan Ganjar-Yasin.

"Beliau menyesalkan adanya kritik itu. Tapi beliau memantau dan senang sekali ada di posko ada baca puisi beliau, senang sekali," kata Yasin.

Sejak menjadi kontroversi di media sosial, kata dia, Gus Mus mengaku dihubungi banyak santri, terutama yang kini menjadi anggota Gerakan Pemuda Ansor dan Banser.

"Banyak sekali teman Banser dan Ansor yang ingin menangani siapa saja yang melaporkan dan menghina puisi tersebut, tapi karena Gus Mus mau umrah jadi belum bisa ketemu," ujar Yasin.

Menurut Yasin, Gus Mus justru bersikap santai dan meminta pihak Ganjar-Yasin tidak terlalu menanggapi serangan isu penistaan agama.

"Kata Gus Mus, 'wis jarke wae. Toh mereka akan kena batunya sendiri. Itu kan malah menguntungkan panjenengan sama Mas Ganjar. Toh itu bukan panjenengan yang ngarang,'" kata Yasin.

Yasin mengaku sempat menemui Gus Mus di bandara yang hendak berangkat menunaikan umrah. "Gus Mus mulai perjalanan umrah bersama adik dan rombongan jemaah. Alhamdulillah, tadi kami mengantar di Bandara A Yani. Banyak ngobrol. Salah satunya soal puisi Gus Mus," kata Yasin.

Pada Pilgub Jateng 2018, pasangan cagub Ganjar Pranowo-Taj Yasin diusung Partai NasDem, PDIP, PPP, Partai Demokrat, dan Partai Golkar mendapat nomor urut 1.

Saat debat calon gubernur, Ganjar sempat membacakan penggalan puisi karya Gus Mus. Penggalan bait puisi karya Gus Mus itu berbunyi 'Kau bilang Tuhan sangat dekat, kau sendiri memanggilnya dengan pengeras suara setiap saat'.

Warga netizen sempat mengutip dan mencerca penggalan puisi itu serta membubuhi ujaran bernuansa fitnah. (A-1)
 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya