Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Presiden Jusuf Kalla menyatakan Indonesia menempatkan Afrika sebagai prioritas kebijakan luar negeri karena Afrika merupakan benua dengan pertumbuhan ekonomi tercepat kedua di dunia. Afrika juga memiliki sumber daya alam melimpah yang belum dimanfaatkan.
"Saya teringat pada film Black Panther dan ingat negara fiksi Wakanda. Wakanda memiliki potensi besar yang terkadang tidak dikenal di dunia luar. Begitu juga Afrika sebagai benua, potensinya sangat besar," ujar Kalla dalam pembukaan Indonesia-Africa Forum (IAF) 2018 di Bali Nusa Dua Convention Center, Badung, kemarin.
Indonesia, lanjut Wapres, ialah negara dengan tingkat ekonomi besar di Asia Tenggara, anggota G-20, dan berpenduduk terbesar keempat di dunia. "Kami bangsa yang sangat potensial," paparnya.
Pada kesempatan itu Menlu Retno Marsudi mengatakan IAF ini sangat penting. "Kami telah pelajari visi Afrika 2063. Hal ini karena Indonesia ingin jadi bagian dari perkembangan Afrika. Juga, Indonesia ingin Afrika jadi bagian perkembangan Indonesia," kata Retno.
Dalam menindaklanjuti IAF, Menko Maritim Luhut B Pandjaitan menyatakan pihaknya akan menginisiasi pembentukan satuan tugas infrastruktur Indonesia ke Afrika.
"Satgas itu akan mengunjungi beberapa negara di Afrika yang potensial," ujarnya.
Satgas tersebut, jelas Luhut, berfungsi memecahkan setiap masalah yang menjadi hambatan dan juga dapat mendorong setiap potensi yang ada. Badan itu beranggotakan wakil dari pemerintah, BUMN, kalangan swasta, dan perbankan nasional.
Di bagian lain, kesepakatan bisnis senilai US$586,56 juta antara 10 perusahaan Indonesia dan Afrika telah ditandatangani.
Salah satunya kerja sama Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia (LPEI) atau Indonesia Eximbank dengan The African Export-Import Bank (Afreximbank), Standard Chartered Bank, dan Commerzbank senilai US$322,8 juta.
Menurut Direktur Utama Indonesia Eximbank Sinthya Roesli, kerja sama ini sejalan dengan program pemerintah untuk mengembangkan ekspor dan menyediakan fasilitas kepada eksportir agar dapat masuk ke negara tujuan ekspor baru.
Perhelatan IAF 2018 dihadiri delegasi dari 46 negara di Afrika. Dalam ajang itu juga diadakan pertemuan bilateral antara Indonesia dan sejumlah negara di Afrika.(Arv/OL/X-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved