Dokter Spesialis Jantung: Novanto harusnya Tidak Dirawat

Putri Anisa Yuliani
09/4/2018 12:23
Dokter Spesialis Jantung: Novanto harusnya Tidak  Dirawat
(ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja)

DOKTER spesialis jantung Rumah Sakit Medika Permata Hijau, Muhammad Toyyibi mengungkapkan seharusnya mantan ketua DPR RI, Setya Novanto tidak perlu dirawat.

Sebelumnya, Toyyibi melakukan pemeriksaan langsung terhadap terdakwa kasus korupsi KTP-e itu sehari setelah kecelakaan terjadi yakni 17 November 2017 pukul 10.30 atas permintaan perawat supervisor.

Saat melakukan pemeriksaan tersebutlah ia melihat fisik Novanto secara langsung dan mengamati kondisi luka-lukanya serta menilai bahwa kondisi luka Novanto tidak serius.

Saat ditanya jaksa apakah dengan luka tersebut Novanto harus dirawat inap, Toyyibi menilai tidak perlu rawat inap.

"Tidak perlu rawat inap seharusnya," ujarnya di sidang kasus merintangi pemeriksaan KPK dengan terdakwa Bimanesh Sutarjo di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Senin (9/4).

Ia juga menyimpulkam tidak ada kegawatan terhadap kondisi jantung Novanto.

Kesimpulan itu ia dapatkan setelah melakukan pemeriksaan. Ia juga membuat kesimpulan tersebut dari hasil pemeriksaan kardiografi yang dilakukan sehari sebelumnya.

"Tidak ada kegawatan pada jantung Novanto," kata Toyyibi

Selain itu, Toyyibi menyebut pada pagi hari itu, Novanto dalam kondisi sadar dan bisa diajak berkomunikasi.

"Saat itu sebelum periksa, saya perkenalkan diri saya, lalu maksud saya datang untuk memeriksa. Dia bisa merespon. Jadi dia sadar," kata Toyyibi.(OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya