Jokowi Kritik Cara-cara tak Beradab untuk Jatuhkan Lawan

Rudy Polycarpus
07/4/2018 17:55
Jokowi Kritik Cara-cara tak Beradab untuk Jatuhkan Lawan
(ANTARA/INDRIANTO EKO SUWARSO)

PRESIDEN Joko Widodo mengkritik cara-cara yang tidak beradab yang dilakukan kelompok-kelompok tertentu guna menjatuhkan lawan.

Ia mengaku telah menjadi sasaran isu-isu tak beradab tersebut. Mulai dari tuduhan Jokowi sebagai antek asing hingga dituduh sebagai anggota Partai Komunis Indonesia (PKI) hingga antek asing.

Dia juga mengatakan isu PKI tersebut diperkuat oleh foto yang menyebut dirinya bersama tokoh PKI, DN Aidit. Foto itu marak beredar di media sosial. Demikian disampaikan Presiden Joko Widodo kepada relawannya yang hadir dalam Konvensi Nasional Galang Kemajuan 2018 di Ballroom Puri Begawan, Bogor, Jawa Barat, hari ini.

"Banyak dari kita ini yang melemahkan dengan cara-cara tidak beradab. Ada gambar di medsos kayak gini coba. Ini waktu DN Aidit pidato tahun 1955, saya lahir belum, sudah jejer sama DN Aidit coba," katanya sembari memperlihatkan foti Aidit tengah berpidato.

"Tahun segitu saya umur berapa? Ini isu apa? Enggak beradab seperti itu," ia melanjutkan.

Presiden menegaskan, seluruh isu negatif tersebut tidak terbukti, namun masih ada saja masyarakat yang memercayainya.

Tak berhenti di situ, kata Jokowi, dirinya juga dilemahkan lewat isu infrastruktur. "Isu PKI hilang, ganti lagi isu infrastruktur. Karena infrastruktur sekarang ini kita bangun besar-besaran dan rakyat mengapresiasi, dilemahkan dari situ. Kita mengerti membangun itu memang terkadang ada yang salah atau khilaf. Kita ini manusia biasa yang penuh dengan kesalahan dan kekurangan," pungkasnya. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya