Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
CALON Gubernur Jatim nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul) ingin pasar makanan ringan khas Kabupaten Madiun, Brem, yang diproduksi sejumlah industri rumah tangga di wilayah setempat menjangkau hingga mancanegara sehingga meningkakan kesejahte-raan pelaku bisnisnya.
Hal itu disampaikan Gus Ipul saat berkunjung ke sentra produksi Brem yang ada di Desa Kaliabu, Kecamatan Mejayan, kemarin.
"Industri Brem sudah ada sejak dulu kala di Madiun. Bahkan, sejak kecil saat saya pergi ke Madiun, saya sudah merasakan rasanya brem. Tinggal sekarang bagaimana untuk mengembangkannya. Perlu adanya perluasan pasar, bukan hanya untuk lokal," ujarnya.
Menurutnya saat ini peluang memasarkan Brem hingga mancanegara sangat besar. Brem tersebut dibawa para tenaga kerja Indonesia (TKI) ke negara-negara tertentu seperti Hong Kong, Malaysia, dan beberapa negara lainnya, "Ternyata, Brem sangat diminati. Inilah peluang kita untuk bisa mengekspor Brem ke berbagai negara di mancanegara," urai Mantan Menteri Pembangunan Daerah Tertinggal ini.
Untuk memenuhi target itu, Gus Ipul menilai perlu adanya inovasi dalam produksi brem. Inovasi itu bisa dikembangkan pada rasa, kemasan, hingga berbagai elemen produk lainnya. "Sehingga, Brem ini semakin dikenal dan digemari. Oleh karena itu, untuk mengembangkan potensi brem, paling penting ialah pemasarannya," jelas Wakil Gubernur Jatim dua periode ini.
Di sentra tersebut, kandidat yang berpasangan dengan Cawagub Puti Guntur Soekarno ini bertemu dengan salah satu pembuat brem. Ia adalah Suparni, 43, salah seorang pembuat brem untuk bran terkenal di Madiun. Gus Ipul berkomitmen untuk memperluas jangkauan pemasaran UMKM itu.(BN/FL/Ant/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved