Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KEMARIN, bertepatan dengan 16 Rajab 1439 Hijriah, Nahdlatul Ulama memasuki usia ke-95 tahun. NU diharapkan tetap berkomitmen terhadap Islam dan kebangsaan melalui wadah organisasinya.
“Lima tahun lagi, NU berusia satu abad yang merupakan bukan usia yang muda lagi. Ta’zim dihaturkan kepada para pendiri dan ulama Nusantara atas komitmennya terhadap Islam dan kebangsaan melalui jamiah,” kata Wakil Ketua Umum PPP Arwani Thomafi.
Menurutnya, momentum peringatan harlah NU itu tepat untuk mengaktualisasi gerakan dan pemikiran KH Hasyim Asy’ari, pendiri sekaligus tokoh sentral NU.
“Pemikiran KH Hasyim masih relevan mengatasi persoalan kebangsaan dan kemasyarakatan yang belakangan muncul,” kata Arwani. Dalam kanun asasi atau aturan dasar pendirian NU, KH Hasyim Asy’ari mewanti-wanti pentingnya persatuan dan bahayanya perpecahan. Seruan itu masih relevan di situasi seperti sekarang.
“Selain itu, seruan resolusi jihad yang merupakan wujud cinta tanah air juga sangat relevan dalam situasi dan kondisi seperti saat ini.” Jelang tahun politik, Arwani melihat ada upaya sistemik menyeret NU ke dalam politik praktis berjangka pendek.
“Mobilisasi kiai-kiai NU dan struktur NU untuk kepentingan politik jangka pendek jelas akan merugikan kelembagaan NU,” katanya. Ia menyarankan pengurus NU dapat mengambil pelajaran berharga saat Pemilu 1999, Pemilu 2004, Pemilu 2009, dan Pemilu 2014.
“Penarikan NU ke dalam wilayah politik praktis hanya akan merugikan jemaah dan jamiah NU.” Ia justru menyerukan kader NU mengambil peran strategis dalam mengambil keputusan penting di negeri ini. Pria yang karib disapa Gus Aang itu meminta organisasi NU dijadikan sebagai spirit, panduan, dan kompas bagi para politikus yang berlatar belakang NU pada setiap pengambilan keputusan publik.
Ia meminta NU dan para pengurusnya harus memikirkan penguatan organisasi dan jemaah dengan melakukan sinergi strategis dengan para politikus berlatar belakang NU yang berada di sejumlah partai. Langkah tersebut lebih stra-tegis ketimbang menempatkan NU seolah-olah seperti sayap organisasi partai politik.
Diminta berdakwah
Selain itu, generasi muda Nah-dlatul Ulama juga diminta aktif berdakwah di media sosial (medsos). Hal itu sebagai komitmen menjaga NKRI.
Sebelumnya, Ketua Fraksi PKB MPR Jazilul Fawaid mengatakan di tengah-tengah gencarnya arus globalisasi dan digitalisasi, berbagai ideologi begitu mudah diserap masyarakat. “Tidak peduli apakah ideologi tersebut bertentangan dengan Pancasila, UUD 1945, NKRI, atau Bhinneka Tunggal Ika. Di sinilah dituntut komitmen bersama, terutama NU, untuk menjaga keutuhan bangsa dan negara,” katanya.
Ia melanjutkan, perjuangan ulama dan santri NU jangan sampai dilupakan. Jazilul menyampaikan hal itu saat menyosialisasikan empat pilar di hadapan aktivis PC GP Ansor Gresik. Jazilul mengatakan peran nyata di era digital saat ini antara lain melalui dakwah di internet dan media sosial. Dibutuhkan upaya lebih aktif para generasi muda NU, tak terkecuali kader-kader GP Ansor.
“Isi media sosial dengan konten positif yang menggemakan Islam moderat dan rahmatan lil alamin itu selaras dengan Aswaja an-Nahdliyah,” kata Koordinator Nasional Nusantara Mengaji itu. (Mtvn/P-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved