FSI Dukung Polri Tegakkan Hukum

HT/P-1
03/4/2018 09:10
FSI Dukung Polri Tegakkan Hukum
(Ist)

PANGLIMA Forum Syuhada Indonesia (FS) Diko Nugraha mengapresiasi kinerja Polri dalam menjalankan tugas dalam menegakkan NKRI. Menurut Diko keberhasilan 313 (aksi bela Islam lanjutan yang diselenggarakan pada 31 Maret 2017) yang berujung pada penangkapan lima aktivis dari FSI juga dapat dipahami.

"Karena saat itu ada 5 orang dari FSI menjadi tersangka gerakan makar dari kegiatan tersebut," ujar Diko Nugraha di sela-sela jalannya acara di Masjid Al-Fataa YAKPI (Markas Forum Syuhada Indonesia/FSI) Jl Menteng Raya No 58, Menteng, Jakarta Pusat.

FSI juga menekankan pentingnya supremasi hukum yang adil yang diberlakukan terhadap siapa pun. "Kami mengapresiasi para penegak hukum yang telah melakukan kegiat-annya dengan segenap tanggung jawab demi tercapainya kemaslahatan NKRI dan kami menekankan bahwa supremasi hukum yang adil harus diterapkan pada siapa pun tanpa pandang bulu," jelas Diko.

Pihak FSI berencana melakukan kunjungan ke Divisi Humas Mabes Polri untuk beraudiensi dengan pihak Humas Mabes Polri menanyakan status mereka yang masih menggantung dan sekaligus memberikan dukungan terhadap Polri dalam menegakkan supremasi hukum di Tanah Air.

FSI juga meminta kepada pemerintah dan aparatur negeri ini untuk memberi perlakuan seadil-adilnya terhadap para tahanan politik.Termasuk kepada Ahok (Basuki Tjahaja Purnama) yang seharusnya kini berada di LP, bukan di Rutan Mako Brimob.

Terkait dengan pilkada, Panglima TNI Marsekal TNI Hadi Tjahjanto menegaskan komitmen TNI-Polri untuk netral dalam pelaksanaan pesta demokrasi ini. "Masyarakat tidak perlu khawatir. Pelaksanaan pesta demokrasi ini aman dan damai," kata Panglima saat memberikan pengarahan kepada 2.500 personel TNI-Polri se-Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta di Gedung Cendekia, Kompleks Akpol, Semarang, kemarin.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian menambahkan kunci stabilitas keamanan politik di Indonesia ini berada pada soliditas antara TNI-Polri serta dukungan masyarakat. Oleh karena itu, Panglima TNI dan Kapolri pun turun hingga ke satuan paling bawah untuk menyosialisasikan agar satu komando. "Mengambil prinsip ini, panglima dan Kapolri sepakat untuk menyosialisasinya sampai ke bawah."  


 





Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Msyaifullah
Berita Lainnya