BEM-RI Pastikan tidak Berencana Gelar Aksi di Depan Istana Negara

M Taufan SP Bustan
02/4/2018 19:48
BEM-RI Pastikan tidak Berencana Gelar Aksi di Depan Istana Negara
(ANTARA/Adrie Indrayadi)

BADAN Eksekutif Mahasiswa Republik Indonesia (BEM-RI) membantah mengajukan rencana demonstrasi 1.000 massa di depan Istana Negara pada Selasa (3/4).

Kornas BEM-RI Jabodetabek Sowakil Asto kepada Media Indonesia, Senin (2/4), bahkan memastikan surat bernomor 018/BEMRI/29/03/2018 yang ditujukan kepada Direktur Iltelkam Polda Metro Jaya adalah palsu.

Apalagi, lanjut dia, nama-nama yang tercantum dalam surat itu juga bukan anggota BEM-RI.

Selain itu, lanjut dia, tuntutan yang dicantumkan dalam surat palsu itu juga bertentangan dengan cita-cita BEM-RI.

"Jadi semua itu palsu atau ilegal. BEM-RI tidak pernah mengeluarkan surat untuk aksi dengan tuntutan seperti itu. Apalagi orang-orang dalam surat itu bukan bagian dari BEM-RI," jelas Asto.

BEM-RI, lanjut Asto, meminta kepada seluruh koordinaor daerah jangan terpancing dengan ajakan unjuk rasa melalui surat palsu tersebut.

"Karena ada kepentingan dari orang yang tidak bertanggungjawab sehingga memunculkan surat palsu yang mengatasnamakan BEM-RI," ungkap Asto.

Asto juga meminta kepada aparat penegak hukum untuk membubarkan segala bentuk demonstrasi pada Selasa (3/4). "Kalau ada yang mengatasnamakan BEM-RI, tolong aparat penegak hukum bubarkan, bila perlu proses hukum karena aksi mereka ilegal," tandas Asto. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya