DPP NasDem Jalani Tes Wawancara Lima Bacawali Samarinda

Putra Ananda
02/4/2018 19:45
DPP NasDem Jalani Tes Wawancara Lima Bacawali Samarinda
(MI/Susanto)

DPP Partai NasDem telah melakukan tes wawancara kepada lima nama bakal calon wali kota (bacawali) pengganti Wakil Wali Kota Samarinda Nusyirwan Ismail yang meninggal dunia karena terkena serangan stroke pada akhir Februari 2018.

Ketua Badan Pemenangan Pemilu NasDem, Effendi Choirie alis Gus Choi, menuturkan, lima nama yang telah melaksanakan tes wawancara selanjutnya masing-masing akan ditugaskan untuk menjalin komunikasi dengan partai koalisi pengusung Nusyriwan yaitu Partai Keadilan Sejahtera (PKS) dan Demokrat. Komunikasi dilakukan untuk melihat kesiapan masing-masing kandidat dalam menjalin komunikasi politik dengan partai lain.

"Lima orang ini kita kasih kesempatan untuk melakukan komunikasi politik terlebih dahulu dengan PKS dan Demokrat. Karena PKS dan Demokrat bersama-sama dengan NasDem yang punya hak untuk mengusung wakil wali kota pengganti Nusyirwan," tutur Gus Choi di Gedung DPP NasDem, Jakarta, Senin (2/4).

Setelah selesai melakukan komunikasi politik dengan partai koalisi, Gus Choi menjelaskan nantinya DPP akan kembali memanggil kelima bacawali untuk proses penyaringan hanya menjadi dua kandidat. Nama dua kandidat tersebut selanjutnya akan diserahkan kepada DPRD untuk dipilih menjadi Wakil Wali Kota Samarinda menggantikan Nusyirwan.

"DPRD telah bentuk pansus tapi belum keluarkan jadwal kapan pemilihanya. Ketika jadwal itu sudah jelas tanggal pemilihanya kapan, kita baru keluarkan dua nama yang telah tersaring," paparnya.

Adapun kelima nama yang telah menjalani tes wawancara tersebut ialah Saefuddin Zuhri (Bendahara NasDem Kaltim), Fatimah Asyari (Sekretaris NasDem Kaltim), Dayang Donna Faroek (putri Gubernur Kaltim Awang Faroek Ishak), Hermanto (birokrat), dan Muslimin (tokoh pemuda).

Sementara itu, Bendahara NasDem Kaltim, Saefuddin Zuhri, berharap proses seleksi bacawali dapat berjalan sesuai dengan tahpan dan aturan yang ada. Sementara ini dirinya menuturkan akan berfokus untuk menjalin komunikasi dengan partai pengusung dan juga DPRD.

"Belum mengerucut satu nama, ini masih proses lagi. Masih menunggu pengumuman dari DPP dan semuanya welcome," ujar Saefuddin. (OL-1)

 

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya