Muhaimin: Bismillah, Saya Bertekad Jadi Negarawan

Agus Utantoro
01/4/2018 17:03
Muhaimin: Bismillah, Saya Bertekad Jadi Negarawan
(MI/Agus Utantoro)

KETUA Umum DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) yang juga Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar mendapatkan sejumlah wejangan dari cendekiawan muslim yang juga mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah Ahmad Syafii Maarif.

Seusai pertemuan di kediaman Buya Syafii Maarif di Nogotirto, Gamping, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta, Minggu (1/4), Muhaimin mengaku diberi wejangan agar berubah menjadi negarawan.

"Sebagai politisi, saya banyak dimarahi. Politisi harus melakukan evaluasi atas peran-peran yang selama ini dilakukan," ujarnya.

Muhaimin menjelaskan, Syafii Maarif memberikan tiga nasihat kepada dirinya. Pertama, agar umat Islam terus melakukan konsolidasi agar tidak menjadi korban kenyataan kondisi Timur Tengah. Umat Islam Indonesia harus menjadi kekuatan baru dunia yang memberikan kedamaian.

Kedua, para politisi dan tokoh nasional diminta segera menjalankan agenda nasional yaitu menjaga dan melawan politik kotor, termasuk politik uang yang saat ini marak terjadi. Politisi harus mengambil peran bersama menanggani dengan serius demokrasi liberal yang semakin tidak terbendung.

"Ketiga, ini yang terpenting. Bahwa semua politisi harus naik kelas menjadi negarawan. Dari sini, saya mengucapkan bismillah dan bertekad menjadi negarawan seperti yang diinginkan beliau," ujar Cak Imin. (A-1)
 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Henri Siagian
Berita Lainnya