Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KETUA DPP Partai Gerindra Ahmad Riza Patria memastikan persiapan untuk mendeklarasikan Ketua Umum Gerindra Prabowo Subianto sebagai capres sudah matang. Jika tidak ada aral hal itu akan direalisasikan dalam beberapa hari ke depan.
"Mudah-mudahan dalam waktu tidak lama lagi kita deklarasikan Pak Prabowo sebagai capres," kata Riza ketika dihubungi, Jumat (30/3).
Ia mengaku bahwa saat ini Gerindra terus menjalin silaturahmi dan bertemu sejumlah pimpinan partai politik. Pun pertemuan itu tidak sekadar membangun koalisi, namun ikut pula membahas siapa figur yang cocok mendampingi Prabowo.
Ada 7 syarat utama untuk menentukan cawapres pendamping Prabowo. Pertama, memenuhi pelbagai ketentuan yang dipersyaratkan oleh KPU. Kedua, memiliki integritas dan kompetensi atau tidak bermasalah seperti kasus sejumlah calon kepala daerah yang dijaring KPK. Ketiga, akseptabilitas atau profilnya dapat diterima oleh semua kelompok dan masyarakat.
Keempat, harus populer agar lebih dikenal publik. Kelima, memiliki elektabilitas baik dan tinggi. Keenam, diharapkan bisa bekerja sama dengan baik. Ketujuh, apabila disandingkan dengan Prabowo tentu bisa meningkatkan perolehan suara dan memenangkan pilpres.
"Kita harus lebih teliti, cermat, dan hati-hati. Ini bukan sekadar maju sebagai calon, tapi harus dipastikan bisa memperoleh suara besar dan menang. Bahkan jika menang dan terpilih harus bisa memastikan membawa Indonesia menjadi lebih baik lagi."
Riza tidak menampik sejauh ini ada 3 nama yang disebut oleh sejumlah lembaga survei sebagai kandidat cawapres dengan elektabilitas tertinggi, yaitu Gubernur DKI Anies Rasyid Baswedan, mantan Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, dan Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Namun, imbuh dia, meski nama-nama tersebut sangat populer, Gerindra tidak lantas langsung memutuskan untuk memilih salah satu diantara mereka. "Karena sekarang, kan ada beberapa nama lain dan kami persilakan untuk melakukan sosialisasi. Tentu nanti perlu juga disurvei lagi jika disandingkan dengan Pak Prabowo berapa perolehan peningkatan elektabilitasnya," tutup dia. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved