Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
WAKIL Ketua Umum Partai Amanat Nasional, Hanafi Rais, mengatakan kritikan Amien Rais soal pembagian sertifikat lahan yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo menjadi bergeser dari substansi sebenarnya, yakni soal ketimpangan penguasaan lahan dan agenda reforma agraria.
"Isu mengenai ketimpangan tanah ini menjadi bergeser menjadi isu yang sangat teknis soal metodologi dan koleksi data, bahkan politis dan mengaburkan substansi untuk menegakkan reforma agraria di pemerintahan Jokowi sekarang ini," ujar Hanafi saat konferensi pers di ruang kerja Fraksi PAN, Gedung DPR, Jakarta, Kamis (29/3).
Hanafi mengatakan, PAN sendiri mendukung program pemerintah yang tercantum dalam RPJMN dan Nawacita. Ia juga menilai kritikan Amien tidak mempersoalkan mengenai pembagian sertifikat tanah kepada masyarakat. Namun, upaya tersebut dinilai belum sesuai dengan salah satu unsur dalam program reforma agraria yakni redistribusi tanah. Faktanya, kata Hanafi, terdapat ketimpangan penguasaan lahan.
"Tentu ini yang harusnya dijawab pemerintah supaya problemnya selesai. Reforma agraria akan jadi palsu kalau dimaknai hanya bagi-bagi sertifikat. Banyak orang yang juga yang belum senang karena adanya konflik agraria antara masyarakat dengan korporasi besar. Kita harus kembali pada semangat bahwa kritik pada pemerintah Jokowi terkait ketimpangan penguasaan lahan ini memang harus dijawab sungguh-sungguh. Jangan cuma ditarik pada urusan politis atau dipolitisasi atau bahkan menjadi urusan teknis," tandasnya.
Hanafi juga menegaskan banyak pihak yang memiliki data yang menunjukam data ketimpangan lahan di Indonesia sangat besar. Mulai dari Badan Pusat Statistik (BPS) hingga Badan Pertanahan Nasional (BPN).
"Soal ketimpangan lahan ini memang banyak data memang menyatakan hal sama. Lembaga kita sendiri pemerintah sendiri apakah itu BPN-BPS juga selalu punya sensus yang juga mempublikasi bahwa ada keberatan mengenai ketimpangan lahan itu. Lembaga yang lain di luar pemerintahan hingga internasional pun juga sama. Jadi sebaiknya ini menjadi catatan pengingat bahwa asal Nawacita ini dijalankan dengan baik. Secara sungguh secara asli maka tentu akan mencapai tujuan yang sebenarnya," pungkasnya. (OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved