Penataan Sungai di Bogor Jadi Prioritas Bima-Dedie

Dede Susianti
29/3/2018 18:25
Penataan Sungai di Bogor Jadi Prioritas Bima-Dedie
(MI/Dede Susianti)

PETAHANA Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto yang berpasangan dengan Dedie A Rachim di Pemilihan Kepala Daerah 2018 akan memprioritaskan penataan sungai. Ada dua sungai yang membelah Kota Bogor yakni Sungai Ciliwung dan Cisadane.

Bima Arya menilai Sungai Ciliwung merupakan salah satu potensi sumber daya alam yang ada di Kota Bogor. Namun, keberadaannya saat ini belum tergarap.

Padahal, kata dia, yang lagi in saat ini adalah wisata-wisata alam yang menantang. Bahkan, wisata di luar negeri banyak yang menawarkan danau atau sungai sebagai wisata.

"Ke depan, penataan sungai khususnya Ciliwung akan menjadi prioritas kami. Ciliwiung luar biasa jika menjadi destinasi wisata air," kata Bima usai menelusuri Sungai Ciluwung dengan pasangannya Dedie, Kamis (29/3).

Pasangan Bima-Dedie diusung lima partai yakni PAN, NasDem, Demokrat, Golkar, Hanura, PBB dan Perindo.

Menurutnya, selain wisata olahraga, bisa disisipkan wisata budaya, wisata kulinernya dan wisata pusaka, karena keberadaannya yang membelah Kebun Raya Bogor.

Bima-Dedie turun langsung menelusuri sungai dengan ikut arung jeram 'Badra Ekspedisi Ciliwung', untuk mengetahui potensi daya tarik wisata dan kondisi produk wisata yang dimiliki sungai tersebut.

"Dengan menjajal langsung trek, kami mengetahui sejauh mana kualitas potensinya. Kita akan garap potensi ini dan akan berkoordinasi dengan istana, kebun raya, dan kementerian terkait," pungkasnya.

Sementara itu, menurut Dedie Rachim, untuk menjadikan Ciliwung sebagai obyek wisata, harus kolaborasi juga dengan masyarakat.

Kesadaran warga untuk memulai pola hidup bersih dengan tidak membuang sampah ke sungai itu salah satu faktor.

"Tantangannya memang disektor kebersihannya. Karena pada hakekatnya warga memiliki nilai-nilai tradisi yang luhur yaitu gotong royong, ramah, serta seni budaya dan lain sebagainya. Semua ini sebagai modal dan aset pariwisata,"ungkapnya.

Haris Budiyanto yang juga Pengurus Persatuan Arung Jeram Indonesia (PAJI) Cabang Kota Bogor, Haris Budiyanto, berada dalam tim Badra Ekspedisi Ciliwung.

Menurutnya, lintasan arung jeram yang dilalui Bima-Dedie merupakan pengarungan pertama kali. Jalur atau trek tersebut belum pernah dilalui oleh siapa pun sebelumnya.

Dia mengatakan, potensinya bagus untuk wisata olahraga, seperti arung jeram. Bahkan, katanya, ini satu-satunya arung jeram yang berada di tengah kota.

"Kami mendukung langkah Kang Bima dan Kang Dedie untuk mewujudkan itu. Treknya keren, melintasi pemukiman padat penduduk, kebun raya dan lain sebagainya,"tutupnya. (OL-1)

 



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya