Emil Gagas Aplikasi Tanggal Bencana

BY/Ant/P-2
29/3/2018 08:55
Emil Gagas Aplikasi Tanggal Bencana
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

CALON Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil (Emil) mengusulkan pembuatan aplikasi penanganan bencana cekungan Bandung untuk memonitor segala aktivitas alam yang berpotensi membahayakan masyarakat.

"Saya mengusulkan ada aplikasi yang memonitor tentang air di cekungan Bandung. Setiap ada informasi kenaikan permukaan air dapat diinformasikan melalui telepon seluler penduduk," ucapnya saat berkunjung ke komunitas peduli bencana, Yayasan Rancage Jaga Balai di Majalaya, Kabupaten Bandung, kemarin.

Bila ada informasi yang masuk ke telepon genggam, kata dia, warga akan berinisiatif menyelamatkan diri dan harta benda secara lebih dini. "Jangan sampai air sudah sampai di tempat tidur baru kita kaget dan berusaha menyelamatkan diri. Itu pasti sudah telat," paparnya.

Dalam kampanyenya kali ini, Emil, ingin mengetahui lebih pasti sejauh mana penanganan bencana yang dilakukan masyarakat selama ini, termasuk berkunjung ke komunitas Yayasan Rancage Jaga Balai. Yayasan itu berdiri sejak 2014, memiliki 18 alat pencegahan bencana berbentuk Automatic Weather Station (AWL) dan Automatic Water Level Recorder (AWLR).

Kedua alat itu dipasang di titik rawan untuk memantau awan dan tinggi muka air di Kabupaten Bandung. Peralatan yang dibuat atas kerja sama antara ITB dan Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat itu tampak dalam keadaan siaga.

Alat-alat itu memberikan informasi kepada pusat komando Jaga Balai, yang memberikan informasi tindakan apa yang harus dilakukan dalam rencana kontijensi dan rencana operasi tanggap darurat. Emil mengapresiasi langkah komunitas yang selama ini sigap dalam memberikan informasi kebencanaan di cekungan Bandung.

Apa yang sudah diupayakan oleh Jaga Balai di Majalaya, kata dia, tinggal disempurnakan dan diadaptasi di wilayah lainnya di Jabar.

Sementara itu, penasihat Yayasan Jaga Balai, Denni Hamdani, mengatakan penanganan bencana selama ini masih bersifat sporadis pascabencana.

"Penanganan bencana masih berupa bagi-bagi bantuan dan evakuasi saja. Padahal, early warning system (EWS) dapat menyelamatkan ribuan warga," paparnya.(BY/Ant/P-2)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya