Pembatasan Kampanye Untungkan Petahana

Richaldo Y.Hariandja
27/3/2018 14:00
Pembatasan Kampanye Untungkan Petahana
(Ilustrasi)

PENGAMAT Politik Burhanuddin Muhtadi menilai Peraturan Komisi Pemilihan Umum (PKPU) yang membatasi kampanye Calon Kepala Daerah. Pasalnya, hal itu justru menguntungkan incumbent ketimbang penantang.

“Pilkada serentak ini kehilangan gregetnya karena pasangan itu sosialisasinya dibatasi KPU. KPU pegang wilayah dan otoritas maka petahana jadi lebih diunggulkan,” ucap Burhanuddin dalam Seminar Nasional bertajuk Pilkada Berintegritas: Menolak Politik Uang dan Sara, di Kampus UIN Syarif Hidayatullah, Tangerang Selatan, Banten, hari ini.

Dirinya mengaku melihat tujuan yang diinginkan KPU dalam hal ini. Meskipun hal itu dirasa positif, akan terasa lebih bermanfaat ketika calon yang bertarung memiliki tingkat keterkenalan yang sama.

Pendatang baru, lanjut dia, pasti selalu kalah dari petahana dari segi keterkenalan di mata masyarakat. “Saya tahu ini niatnya baik untuk membuat mereka yang modalnya sedikit dan terbatas bisa maju pilkada dan kans menangnya sama dengan yang modal banyak, tapi kalau keterkenalan sedikit, maka masyarakat pasti pilih yang lebih mereka kenal (petahana) sekalipun kinerjanya buruk,” tukas dia. (OL-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Akhmad Mustain
Berita Lainnya