Menjadi Inspirasi dan Berjiwa Sosial

Yan/Ric/AU/AT/P-3
27/3/2018 09:45
Menjadi Inspirasi dan Berjiwa Sosial
Wakil Presiden Jusuf Kalla tiba di rumah duka untuk melayat Probosutedjo yang merupakan adik tiri mantan Presiden Soeharto, di Jakarta, kemarin(ANTARA/RENO ESNIR)

PENGUSAHA sekaligus adik tiri Presiden kedua RI Soeharto, Probosutedjo, meninggal dunia pada usia 87 tahun pukul 07.05 di Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Kencana, Jakarta, kemarin. Sejumlah tokoh bangsa dan pejabat ikut berduka atas kepergian almarhum.

Wakil Presiden Jusuf Kalla mengatakan Probosutedjo merupakan pengusaha yang ulet dan memiliki jiwa sosial yang kuat. Kalla yang juga memiliki latar belakang sebagai pengusaha memuji almarhum yang mampu merekatkan para pengusaha nasional.

"Beliau ini pengusaha yang ulet, punya jiwa sosial yang kuat, dan orang yang rajin," ujar Kalla yang datang bersama Ibu Mufidah di rumah duka yang berada di Jalan Diponegoro Nomor 20-22, Jakarta, kemarin.

Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto yang juga menteri perindustrian menyebut meninggalnya Probosutedjo merupakan suatu kehilangan besar bagi banyak pengusaha nasional. Betapa tidak? Almarhum merupakan inspirator bagi banyak pengusaha muda.

"Beliau salah satu pengusaha nasional. Sebagai salah satu pemuka nasional, tentu memberikan inspirasi kepada pengusaha-pengusaha nasional yang lebih muda. Tentu sosok beliau sebagai inspirator itu yang dikenang para pemuda," kata Airlangga.

Selain berkecimpung di bidang ekonomi, almarhum juga menggeluti dunia pendidikan. Utusan Khusus Presiden untuk Dialog dan Kerja Sama Antaragama dan Peradaban Din Syamsuddin mengaku sangat terkesan dengan kebaikan almarhum.

"Beliau menyisakan sebagian dari rezekinya untuk ikut mencerdaskan kehidupan bangsa, terutama dengan mendirikan Universitas Mercu Buana," ungkapnya.

Anak keempat Probosutedjo, Rindang Sari Kurniawati, menuturkan ayahnya meninggal akibat faktor usia dan penyakit kanker tiroid selama 20 tahun. "Kami mohon doanya untuk beliau, terima kasih," ungkap Kurniawati.

Sementara itu, ratusan pelayat mengikuti prosesi pemakaman Probosutedjo di Makam Somenggalan, Dusun Kemusuk, Desa Argomulyo, Sedayu, Bantul, tadi malam.

Sejumlah prajurit TNI membentangkan bendera Merah Putih mengiringi penurunan jenazah Probosutedjo di liang lahad yang disertai dengan lantunan bacaan tahlil.

Pusara Probosutedjo diapit dua makam yakni makam ayahandanya, Atmopawiro, di sebelah kanan dan makam Kiai Joyowigeno yang merupakan tokoh masyarakat Kemusuk.(Yan/Ric/AU/AT/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya