Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
ELEKTABILITAS Joko Widodo masih mengungguli Prabowo Subianto sebagai calon presiden (capres) pada 2019.
"Hasil survei menunjukkan, presiden yang akan dipilih responden pada Pemilu Presiden dan Wakil Presiden (Pilpres) 2019 menunjukkan Jokowi memperoleh sebesar 49,08% disusul oleh Prabowo Subianto sebesar 29,67%," kata Direktur Political Communication (PolcoMM) Institute Heri Budianto dalam paparan survei 'elektabilitas capres-cawapres 2019" di Hotel Alia Cikini, Jakarta, Minggu (25/3).
Paparan survei tersebut dihadiri sejumlah perwakilan partai politik seperti Roy Suryo dari Partai Demokrat, Eriko Sitorduga (PDIP), Dedi Supriyadi (PKS), Habiburokhman (Gerindra), dan Alexander David (PBB).
Sedangkan nama lainnya, jelas dia, masih jauh di bawah Jokowi dan Prabowo. Di antara nama lainnya, terdapat Gatot Nurmantyo 3,5%, TGB Zainul Majdi 1,75%, Anis Baswedan 1,58%, serta Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebesar 0,75%. Adapun responden yang menjawab tidak tahu sebanyak 9,41%.
Hal itu adalah hasil survei PolcoMM Institute yang berlangsung pada 18-21 Maret dengan melibatkan 1.200 responden dari 34 provinsi. Untuk pemilihan responden, survei itu menggunakan metode multistage random sampling. Sedangkan proses survei berlangsung dengan wawancara langsung tatap muka. Survei tersebut memiliki tingkat kepercayaan sebesar 95% dengan margin of error sebesar +/- 2,83%.
Heri menambahkan, saat responden ditanyakan pertanyaan terbuka tentang capres yang mereka pilih jika pemilu saat itu juga, sebanyak 51,83% menyebut nama Jokowi dan 31,42% yang menyebutkan nama Prabowo.
Sedangkan sebanyak 3,25% responden menyebut Gatot, dilanjutkan dengan TGB Zainul Majdi (2%), Anis Baswedan (1,33%), dan AHY (0,83%). Adapun yang menjawab tidak tahu sebanyak 6,33%.
Heri menyampaikan, peluang swing voters masih terbuka pada Pemilu 2019. Di mana, sebanyak 43,8% responden pemilih Jokowi pada Pilpres 2014 mengaku belum tentu memilih parpol pengusung Jokowi pada Pemilu 2019.
Dari survei tersebut, lanjut Heri, hanya 36,58% responden yang konsisten memilih partai yang sama dengan pilihan pasangan capres pada 2014. (A-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved