Jokowi Lari Pagi bersama Ketum Golkar, PDIP: Ah Biasa Saja

Astri Novaria
25/3/2018 12:25
Jokowi Lari Pagi bersama Ketum Golkar, PDIP: Ah Biasa Saja
(ANTARA/Biropers-Muchlis)

PRESIDEN Joko Widodo sempat olahraga pagi dan membahas calon Wakil Presiden dengan Menteri Perindustrian sekaligus Ketua Umum Partai Golkar, Airlangga Hartarto. Ketua DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Arteria Dahlan, mengatakan, pertemuan itu wajar dan tidak ada yang luar biasa.

"Tidak ada yang luar biasa. Dan kami menyambut baik upaya Pak Jokowi seperti itu, tidak masalah, pertemuan sambil lari pagi dan dilakukan di hari minggu itu kan tematik saja," ujarnya, Minggu (25/3).

Lebih lanjut, kata Arteria, sama seperti ketika Presiden Jokowi mengajak Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa, A Muhaimin Iskandar (Cak Imin), dalam acara peresmian kereta bandara di Jakarta, Selasa (2/1) lalu. Atau ketika mengajak Ketua Umum Partai NasDem, Surya Paloh, saat meninjau proyek terowongan bawah tanah MRT, fase 1 di Bundaran HI, Rabu (7/3) lalu.

"Lagipula nanti di hari kerja disalahkan lagi, saya yakin pertemuan-pertemuan serupa akan sering dilakukan oleh Pak Jokowi, sekaligus memastikan bahwa hubungan beliau dengan koalisi partai politik pengusung sangat baik dan solid," terangnya.

Terkait siapa yang akan menjadi cawapres, apakah pak Airlangga, apakah dari Partai Golkar, menurutnya terlalu prematur untuk menyimpulkan demikian. Proses penjaringan dan penyaringan, kata Arteria, masih berjalan baik oleh Tim Informal.

"Beliau secara pribadi maupun oleh masing-masing partai politik pengusung, masing-masing parpol diberikan kebebasan dan keleluasaan untuk menghadirkan alternatif cawapres yang akan dihadirkan kepada Pak Jokowi. Jadi masih panjang perjalanan, masih lama, pengumuman cawapres tidak akan diumumkan dalam waktu dekat," tegasnya.

Ia meyakini pengumuman calon wakil presiden Jokowi akan disampaikan setelah Pilkada 2018 selesai. Sekalipun ada nama, menurutnya harus dibahas dengan melibatkan para pimpinan partai politik pengusutan.

"Sabar saja, pastinya kami semua bekerja keras untuk mencari figur potensial yang terbaik sebagai alternatif cawapres yang dihadirkan kepada rakyat untuk dipilih," pungkasnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya