Tokoh Bangsa Diminta Bijak

Ric/Ant/X-8
23/3/2018 06:50
Tokoh Bangsa Diminta Bijak
(Rohaniwan Franz Magnis Suseno -- MI/ATET DWI PRAMADIA)

SEJUMLAH kalangan terus mengingatkan tokoh-tokoh bangsa untuk bersikap bijak dalam menyikapi persoalan, termasuk saat menyampaikan kritik kepada pemerintah.

Rohaniwan Franz Magnis Suseno mengatakan kritik memang dibutuhkan sebagai vitamin bagi pemerintah untuk membangun bangsa. Namun, kritik harus disampaikan dengan cara-cara elok tanpa kata-kata yang tak pantas.

"Seperti kata-kata bohong, tipu, atau sebagainya, itu tidak boleh kecuali ada alasan yang kuat," ucap Romo Magnis saat dihubungi di Jakarta, kemarin.

Ia menanggapi pernyataan Ketua Dewan Pertimbangan PAN Amien Rais bahwa program bagi-bagi sertifikat tanah yang dilakukan Presiden Joko Widodo ialah pengibulan. Pernyataan itu ditanggapi Menko Kemaritiman Luhut Pandjaitan dengan melontarkan ancaman akan membuka 'dosa-dosa' Amien.

Romo Magnis sepakat dengan penegasan Presiden dua hari lalu bahwa kritik harus berbasiskan data dan tidak asal bunyi. "Saya rasa itu normal. Setiap tokoh dan cendekiawan yang mau mengkritik itu silakan, tapi hindari kata-kata yang tidak bagus."

Di lain pihak, Wapres Jusuf Kalla mengatakan hal biasa bagi Amien Rais melontarkan kritik. Namun, Kalla tetap menyayangkan apa yang dilakukan mantan Ketua MPR itu terkait dengan program sertifikat tanah.

"Saya kira kalau tidak mengkritik itu bukan Pak Amien Rais, tapi kritiknya kadang-kadang juga luar biasa," kata Wapres.

Kalla yakin perseteruan antara Amien dan Luhut akan berujung damai. Wakil Ketua DPR dari Partai Demokrat Agus Hermanto pun berharap Amien dan Luhut menyelesaikan persoalan dengan baik agar tidak terjadi kegaduhan.(Ric/Ant/X-8)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya