Warga Berharap Enam Hal kepada Khofifah-Emil

Astri Novaria
22/3/2018 07:50
Warga Berharap Enam Hal kepada Khofifah-Emil
(MI/FAISHOL TASELAN)

CALON Gubernur Jawa Timur nomor urut 1 Khofifah Indar Parawansa mengklaim, dari hasil survei yang dilakukan oleh timnya, masyarakat Jatim mengharapkan enam hal.

Khofifah yang ditemui seusai acara dialog kebangsaan bertajuk Menakar Aspirasi Umat Pemilihan Gubernur Jatim 2018 di Universitas Muhammadiyah Surabaya kemarin mengatakan hal pertama yang diinginkan masyarakat ialah pengentasan warga dari kemiskinan dan yang kedua ingin pembangunan infrastruktur.

"Bayangan saya ketika turun ke lapangan, tidak langsung bikin jembatan, tapi saya melihat untuk infrastruktur pasar tradisional, kemudian di area nelayan seperti tempat pelelangan ikan (TPI) ataukah jembatan dermaga," tuturnya.

Dia menyebut, di daerah Jatim sangat banyak daerah yang ada dermaga, tetapi tidak ada TPI, ada TPI tidak ada dermaga atau tempatnya potensial, tetapi tidak ada dermaga dan TPI-nya.

"Seperti di Pamekasan atau di Sumenep juga tidak ada dermaga dan TPI. Kebayang, kalau mereka mengangkut ikan sampai 1 kilogram. Sampai di darat saat ditanya dijual di mana, mereka jawab dijual di mana-mana karena tidak ada dermaga dan juga TPI. Padahal, ini sudah puluhan tahun hidup di pesisir dan sebagai nelayan," ujarnya.

Dia menjelaskan, infrastruktur yang menjadi fokusnya ke depan ialah infrastruktur yang bisa berdampak langsung pada percepatan ekonomi dan keberdayaan masyarakat.

"Apakah itu yang di pasar tradisional atau pasar basah atau nelayan di pesisir, baik TPI maupun dermaga.''

Selain kedua hal itu, nomor tiga ialah pembukaan lapangan kerja. Keempat kaitan dengan pendidikan dan kelima pertanian dan perikanan dan yang keenam kesehatan.

Suara Marhaenis

PDI Perjuangan meyakini kehadiran Puti Soekarno sebagai pasangan calon wakil gubernur dari Saifullah Yusuf (Gus Ipul) akan membangkitkan suara pemilih Marhaenis di Jawa Timur.

"Mbak Puti itu akan membangkitkan kelompok Marhaenis yang tadinya duduk akan bangun, yang bangun akan jalan, dan yang jalan akan lari," kata Ketua DPP PDIP Bambang Dwi Hartono saat menjadi penanggap dalam rilis survei Charta Politika Indonesia tentang elektabilitas cagub dan cawagub Jawa Timur di Jakarta, kemarin.

Sejauh ini Puti baru turun di Jawa Timur dalam satu bulan terakhir sehingga kontribusinya belum terlalu tampak, khususnya di wilayah Mataraman Timur.

Namun, seiring waktu Puti diyakini akan meningkatkan efek elektoral di Pilgub Jatim.

Survei Charta Politika Indonesia merekam elektabilitas Saifullah Yusuf-Puti Soekarno dan Khofifah Indar Parawansa-Emil Elistianto Dardak.

Survei dilakukan pada 3-8 Maret 2018 melalui tatap muka langsung dengan kuesioner terstruktur terhadap 1.200 responden yang tersebar di 38 kabupaten/kota di seluruh Jawa Timur.

Survei menggunakan metode acak bertingkat dengan margin of error 2,8% pada tingkat kepercayaan 95%. Survei itu merekam berdasarkan pertanyaan simulasi kertas suara jika pilkada dilakukan hari ini, pasangan Khofifah-Emil meraih 38,1%, Gus Ipul-Puti 44,8%, dan undecided voters 17,1%.(Ant/P-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya