SBY Dukung KPK Tersangkakan Calon Kepala Daerah Terduga Korupsi

Astri Novaria
21/3/2018 18:15
SBY Dukung KPK Tersangkakan Calon Kepala Daerah Terduga Korupsi
(ANTARA)

KETUA Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), menyatakan dukungan penuh kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) yang bersikukuh menjadi calon kepala daerah (cakada) sebagai tersangka korupsi jelang Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2018.

"Sejak dulu, saat memerintah 10 tahun, hingga sekarang sudah empat tahun di luar pemerintahan, saya tetap mendukung dengan tegas penegakan hukum yang adil, terutama dalam pemberantasan korupsi,” kata SBY dalam siaran pers yang diterima Media Indonesia, Rabu (21/3).

Menurut SBY, ia menentang keras ada upaya menghalang-halangi KPK dalam memberantas korupsi di negeri ini.

"KPK tak perlu ragu-ragu jalankan tugasnya. Pemberantasan korupsi harus tetap menjadi prioritas," kata dia.

Meski begitu, SBY juga mengingatkan agar penegakan hukum itu dijalankan dengan benar, tanpa ada embel-embel kepentingan.

"Jika sudah ditunggangi kepentingan, politik misalnya, tentu ini jadi tidak benar lagi," ujarnya.

SBY mengatakan, sekitar sebulan lalu, ia telah mengeluarkan instruksi kepada kandidat pilkada yang diusung Demokrat. Instruksi itu berisi arahan supaya mereka tidak melakukan tindakan korupsi apa pun.

"Jika mereka tetap melakukan korupsi, silakan saja KPK menindaknya. Kita masih banyak memiliki anak bangsa yang bersih dan patut untuk dijadikan sebagai pemimpin," paparnya.

Sebelumnya, Ketua KPK, Agus Rahardjo, menyebut ada sejumlah cakada, yakni 90%, berpotensi menjadi tersangka. Ia memastikan kandidat tersebut ialah petahana atau mantan kepala daerah yang kembali bertarung di Pilkada 2018.

Agus berjanji akan mengumumkan cakada yang terlibat korupsi itu sebelum pilkada digelar. Menurut dia, mereka yang bakal ditetapkan menjadi tersangka akan diumumkan agar publik tahu calon yang layak dan tidak layak dipilih. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya