Ganjar Usung Budaya Bersih,Sudirman Propembangunan Manusia

HT/Arv/X-4
16/3/2018 07:53
Ganjar Usung Budaya Bersih,Sudirman Propembangunan Manusia
(DOK MI)

DENGAN diawali penampilan penyanyi senior Didi Kempot dengan tembang lawas Stasiun Balapan, pasangan calon Gubernur dan Wakil Gubernur Jawa Tengah dipertemukan dalam ajang debat bertajuk Kandidat Bicara Spesial Jawa Tengah yang digelar Metro TV di Hotel Gumaya, Kota Semarang, tadi malam.

Debat yang dipandu jurnalis Zilvia Iskandar menghadirkan panelis pengamat politik Hanta Yuda, Direktur Eksekutif Indef Enny Sri Hartati, pengamat kebijakan publik dari Universitas Diponegoro Teguh Yuwono, dan budayawan Supriyanto (Prie) GS.

Saat menjawab pertanyaan dari budayawan Prie GS, pasangan nomor urut 1 Ganjar Pranowo-Gus Taj Yasin dan pasangan calon nomor urut 2 Sudirman Said-Ida Fauziyah menyepakati pembangunan karakter menjadi elemen penting dalam pembangunan Jawa Tengah.

Ganjar bertekad akan mengusung budaya bersih. "Budaya bersih, baik dalam kehidupan sosial maupun pemerintahan, akan menciptakan budi pekerti dan ketulusan hati dalam pendidikan, pergaulan, sampai kultur," urai politikus PDI Perjuangan itu.

Sementara itu, Sudirman Said berkomitmen akan mengutamakan pembangunan manusia ketimbang infrastruktur kendati hasil pembangunan karakter tidak bisa didapat dengan instan.

"Kita memahami bahwa itu hasilnya tidak instan, tetapi saya ingin mengatakan begini kala ditanya, 'Itu kan tidak populer?', tidak apa-apa," kata Sudirman.

Mengenai bagaimana tata ruang yang berkebudayaan, bagaimana perilaku pemerintahan yang berkebudayaan. "Hal itu penting karena akan berujung pada pemerintahan yang berahklak bersih," ucapnya.

Menurut Prie GS, kebudayaan tak hanya kesenian. "Tapi kehidupan politik, tata ruang, dan segala aspek lainnya. Saya kira kebudayaan melingkupi itu," timpal Prie.

Dengan gaya bercanda, Prie mempertanyakan kepada dua pasangan itu kiat setia kepada istri. Ganjar langsung beranjak dari tempat duduknya untuk menuju Atikoh, istrinya yang duduk di bangku penonton, dan langsung menciumnya. "Cinta itu tidak perlu dengan kata-kata, tapi dengan perbuatan," Ganjar yang langsung mengundang tepuk tangan.

Sudirman Said juga mendapat pertanyaan dari Prie soal mengatasi istri yang mengambek. Dengan sedikit tenang Sudirman mengatakan istri yang ngambek harus dihadapi dengan rayuan, jangan dihadapi dengan keras.

Pertanyaan tersebut, menurut Prie, merupakan salah satu fundamental dalam menuju sebuah kesejahteraan. "Ini adalah pertanyaan kebudayaan," jelas Prie sembari tertawa lepas.

Infrastruktur berkelanjutan

Pengamat kebijakan publik Teguh Yuwono mempertanyakan infrastruktur yang berkelanjutan. Ganjar menjawab bahwa untuk memastikan hal tersebut, infrastruktur harus sesuai kebutuhan rakyat. Selain itu, kata dia, perlu menutup celah korupsi.

"Kami juga akan siapkan pengamat jalan yang akan mengamati, melakukan pengecekan 20 kilometer jalan setiap hari. Kami juga akan memanfaatkan teknologi informasi sebab kami juga ingin menjangkau para millennial," ujar Ganjar.

Menurut Sudirman Said, untuk memastikan pembangunan yang awet, ada dua caranya. Pertama kepemimpinan yang bersih dan tidak punya kepentingan apa pun dan yang kedua ialah menyerahkan kepada yang berkompeten, ditunjuk dengan baik dan transparan.

"Jangan hanya menjadi jebakan popularitas, ingin cepat-cepat selesai, tapi hanya untuk mendongkrak popularitas," pungkas Sudirman.

Pasangan Ganjar-Taj Yasin mendapat dukungan dari PDIP, PPP, Golkar, Demokrat, dan NasDem. Pasangan Sudirman Said-Ida Fauziyah disokong Gerindra, PKS, PAN, dan PKB. (HT/Arv/X-4)

#PILKADA



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya