Presiden: Bank Nasional Harus Siap Bersaing

Rudy Polycarpus
15/3/2018 22:53
Presiden: Bank Nasional Harus Siap Bersaing
(ANTARA FOTO/Wahyu Putro A)

DI era keterbukaan semua pelaku usaha harus siap bersaing dengan pemain internasional. Sektor jasa keuangan di dunia, menurut Presiden Joko Widodo sudah menerapkan keterbukaan.

Bahkan, untuk membuka kredit saja, sudah sangat mudah. Maka, tidak ada pilihan lain selain memberi kesempatan bank internasional, untuk berada di Indonesia.

"Karena itu ke depan, kita tidak punya pilihan. Kita harus terbuka. Termasuk, persaingan dengan bank internasional yang masuk dan ada di Indonesia. Semua harus siap. Dan, menurut saya, lebih baik bank internasional ada di Indonesia daripada nasabah kita yang lari," kata Presiden saat bertemu sejumlah pimpinan bank umun di Istana Negara, Jakarta, Kamis (15/3).

Tak ada lagi kekang yang mampu menahan pergerakan dana di era globalisme seperti sekarang. Maka,tandas Jokowi, perbankan nasional harus mampu memenangi persaingan. Perbankan nasional juga harus makin kreatif menciptakan produk dan memberikan layanan yang menarik dan mampu memenuhi kebutuhan nasabah yang semakin beragam.

"Sudah sering saya tekankan, mau tidak mau, suka tidak suka, kita hidup di era keterbukaan dan kompetisi yang sangat ketat. Kita berada pada era transisi perubahan yang cepat juga," ujar Presiden.

Saat ini, Presiden menggambarkan, mobilitas orang maupun dana ke negara lain sangat mudah. Ke Singapura, misalnya. Di sana dengan mudahnya warga asing membuka rekening atau melakukan transaksi perbankan dan investasi.

Oleh karena itu, tak ada pilihan lain bagi perbankan nasional selain bersikap terbuka dan siap berkompetisi dengan bank-bank internasional yang masuk dan berada di Indonesia.

Presiden pun mengingatkan para pimpinan bank, “Saya wanti wanti ke bank-bank nasional kita. Hati hati, persaingan semakin sengit dan dalam beberapa tahun ke depan juga akan semakin sengit lagi," ucap Presiden. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya