Saksi: Dokter Jaga RS Medika tidak Bersedia Buat Diagnosis Palsu

Putri Anisa Yuliani
15/3/2018 21:58
Saksi: Dokter Jaga RS Medika tidak Bersedia Buat Diagnosis Palsu
(ANTARA FOTO/Sigid Kurniawan)

SAKSI fakta yang dihadirkan Jaksa Penuntut Umum (JPU) yakni mantan pegawai RS Medika Permata Hijau, Alia Shahab, menuturkan dokter jaga yang bertugas pada sore pascakecelakaan terdakwa kasus korupsi kartu tanda penduduk elektronik (KTP-e), Setya Novanto, terjadi menolak memberi tindakan medis.

Dokter jaga tersebut, Michael Chia, menuturkan kepada Alia bahwa dirinya diminta membuat diagnosis kecelakaan terhadap Novanto. Hal itu pun ia sampaikan kepads dokter Bimanesh Sutarjo, dokter pertama ysng yang memberikan info bahwa Setya Novanto akan masuk ke RS Medika Permata Hijau.

"Saya sampaikan dokter Michael tadi nadanya sedikit marah karena dia didatangin pengacara SN karena diminta buat diagnosis kecelakaan. Berhubung pasiennya Pak Bimanesh saya sampaikan ke Pak Bimanesh, kata Pak Bimanesh, nanti saya yang handle. Setelah itu saya baru pulang," ujar Alia pada sidang dugaan merintangi pemeriksaan KPK terhadap Novanto dengan terdakwa Fredrich Yunadi di Pengadilan Negeri Tipikor Jakarta, Kamis (15/3).

Alia pun menyebut dirinya sempat bingung dengan pengakuan dokter Michael. Sebab, ia juga mengetahui bahwa Bimanesh sebelumnya mengatakan Novanto akan masuk RS karena hipertensi berat. Namun, pengacara justru meminta diagnosis kecelakaan.

"Saya sempat bingung juga tapi itu hanya dalam hati," ungkapnya. (OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya