Kapolri Usul Pilkada Langsung Ditinjau Ulang

Whisnu Mardiansyah
14/3/2018 18:46
Kapolri Usul Pilkada Langsung Ditinjau Ulang
(MI/Susanto)

KEPALA Kepolisian Negara Republik Indonesia, Jenderal Pol Tito Karnavian, meminta pemilihan kepala daerah secara langsung ditinjau ulang. Ongkos pilkada langsung tergolong tinggi, dan ini memancing perilaku koruptif.

"Evaluasi, kalau memang baik lanjutkan. Kalau banyak mudaratnya dicarikan solusi lain," kata Tito saat rapat dengar pendapat (RDP) dengan Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (14/3).

Menurut Kapolri, biaya politik setiap calon jauh di atas gaji yang calon terima ketika terpilih menjadi kepala daerah. Walhasil, belakangan banyak kepala daerah terjaring operasi tangkap tangan (OTT) tindak pidana korupsi.

"Pilkada langsung demokrasi berbiaya tinggi," jelasnya.

Pada Pilkada 2018, tambah Tito, Polri bersama kejaksaan dan Komisi Pemberantasan Korupsi gencar melakukan OTT. Perilaku calon kepala daerah yang koruptif pun bisa diantisipasi dini sebelum mereka menjabat.

"Saya kira dari KPK sudah melakukan OTT dari Polri juga satu kali melaksanakan OTT. Sekali lagi ini tujuannya hanya untuk me-reduce tanpa bermaksud berpihak pada partai mana pun juga," pungkas dia. (Medcom/OL-1)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Berita Lainnya