Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MANTAN Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Buya Syafii Maarif, mengatakan upaya pembakaran karpet, sajadah, dan sarung serta gazebo di halaman mushala di Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, bagian dari teror.
"Ini jelas bagian dari teror karena apapun definisi orang, teror itu tindakan yang memicu ketakutan, kekhawatiran, dan kecemasan, serta perpecahan," kata Buya usai mengunjungi Mushala Fatturahman Desa Jambidan Bantul, yang karpet dan gazebonya dibakar, Rabu (14/3).
Di Desa Jambidan, dilaporkan terjadi pembakaran karpet Mushala Fatturahman dan gazebo di halaman Taman Pendidikan Alquran (TPA) Faturrahman yang diduga dilakukan oleh orang tak dikenal pada Minggu (11/3) malam.
Buya menyesalkan kejadian tersebut karena selain berada di rumah ibadah juga di komplek TPA atau tempat pendidikan bagi anak-anak belajar Alquran, yang tidak tahu apa-apa tentang politik atau kondisi saat ini.
"Definisi terorisme itu memang masih diperdebatkan, tapi ini menimbulkan ketakutan, kecemasan, kecurigaan. Tujuan teroris itu agar masyarakat panik, masyarakat saling curiga, kalau itu tercapai tujuannya tercapai," katanya.
Meski demikian, ketika ditanya sasaran apa yang ingin dicapai pelaku, Buya mengatakan, belum bisa menafsirkan apalagi berspekulasi, dan untuk mengungkap kejadian tersebut Buya mengharapkan kepolisian bisa bergerak cepat.
"Susah menafsirkan, apalagi spekulasi itu janganlah, saya percaya aparat kepolisian dari Bantul, apalagi Kapolsek Banguntapan sudah ke sini, saya harap akan terbongkar dalam waktu yang tidak lama," kata Buya.
Buya Maarif juga mengharapkan, atas kejadian ini masyarakat selalu meningkatkan kewaspadaan dan tidak memberikan pemahaman yang spekulatif yang justru berdampak atau menimbulkan hubungan-hubungan yang kurang baik dan saling curiga.
"Apalagi sekarang tahun politik, jadi orang tidak normal, sangat emosional. Saya berharap media cetak dan elektronik bisa mendinginkan suasana sehingga energi kita tidak habis oleh hal-hal yang semacam itu," katanya. (Ant/OL-1)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved