Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
KOMISI II DPR RI menggelar rapat kerja dengan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara & RB dan Kepala Badan Kepegawaian Negara. Adapun agenda yang dibahas adalah membahas rekrutmen Calon Pegawai Negari Sipil (CPNS) dan road map penyelesaian tenaga honorer.
Dalam pemaparannya, Menpan RB, Asman Abnur mengatakan tantangan pembangunan Aparat Sipil Negara (ASN) ada dari internal maupun eksternal. Pada tatanan internal, pihaknya mengalami beberapa hal seperti disiplin pegawai dan produktivitas pegawai. Terlebih, sambung dia, saat ini Indonesia menghadapi globalisasi yang merupakan bagian dari perubahan yang harus diikuti.
"Dengan keterbukaan itu, tuntutan publik menjadi berbeda dengan sebelumnya, semakin kritis dan tuntutannya tinggi. Kondisi terkini, kita punya 4,3 juta ASN, tersebar di pusat dan daerah. Ini sudah cukup maksimum untuk memajukan negeri ini," ujarnya di Gedung DPR RI, Jakarta, hari ini.
Targetnya, adalah menghasilkan smart ASN yang tidak kalah dengan swasta sehingga tidak diatur oleh pengusaha. Smart yang dimaksudnya berarti berintegritas, dalam hal ini komunikasi dengan negara luar juga lancar. Ia menekankan pentingnya keramah-tamahan atau hospitality yang harus dimiliki oleh ASN.
"Target kita kedepannya melahirkan yang dinamakan smart ASN, yang tidak kalah dengan swasta di tahun 2024. Kalau ASN pintar tidak bisa lagi diatur oleh swasta. Swasta itu diatur oleh birokrasi," pungkasnya. (OL-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved