Mendagri Ingatkan Bahaya Medsos

Ant/P-5
09/3/2018 10:28
Mendagri Ingatkan Bahaya Medsos
(ANTARA FOTO/Andreas Fitri Atmoko)

MENTERI Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengingatkan seluruh Praja Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) berhati-hati dalam menggunakan media sosial. Salah satunya ialah dengan tidak menyebarkan berita bohong, fitnah, atau ujaran kebencian.

"Hati-hati ujaran kebencian, hati-hati pegang telepon seluler, hati-hati dalam menerima berita. Jangan langsung lempar ke teman Anda, tapi baca dulu, pahami. Karena begitu Anda lempar ke orang lain, undang-undang sudah menjerat Anda," ujar Tjahjo dalam pidatonya sebagai pembina apel pagi di Kampus IPDN di Jatinangor, Sumedang, Jawa Barat, kemarin.

Tjahjo mengatakan praja IPDN harus menjaga kehormatan kampusnya sebagai institusi pendidikan yang berafiliasi kepada pemerintah. Oleh karena itu, Tjahyo menegaskan tidak akan memberikan toleransi terhadap segala aksi yang menodai kampus itu.

"Selama proses di sini, jangan ada setetes pun noda yang Anda perbuat yang akan mencoreng nama IPDN dan Kementerian Dalam Negeri. Memukul, berkelahi, narkoba, membuat cela di masyarakat, tidak ada ampun, dengan segala maaf Anda harus mundur dari kampus ini," tegas Tjahjo.

Dia mengingatkan kampus IPDN didirikan oleh Proklamator RI, Presiden pertama RI Soekarno, untuk mencetak kader-kader aparatur pemerintah yang nantinya mampu menggerakkan, mengorganisasi masyarakat sampai daerah. Kampus IPDN juga diresmikan sebagai kampus kader pelopor penggerak revoluai mental oleh Presiden Jokowi sehingga seluruh Praja IPDN harus menjaga kehormatan dan nama baik institusi tersebut.

Sebaliknya, Tjahjo juga menyerukan kepada seluruh Praja IPDN untuk menolak segala bentuk penghinaan, fitnah terhadap IPDN, serta terhadap seluruh lambang negara, termasuk Presiden dan Wakil Presiden RI.

"Kritik boleh, tapi kalau ada penghinaan, fitnah terhadap Anda dan terhadap lambang negara, laporkan ke polisi," jelas Tjahjo.

Seusai menghadiri apel pagi, seluruh sivitas IPDN menyelenggarakan acara penganugerahan gelar doktor honoris causa terhadap Presiden RI kelima, Megawati Soekarnoputri.(Ant/P-5)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya