Pollycarpus dan Muchdi PR Bergabung di Partai Berkarya

Gol/P-3
08/3/2018 10:54
Pollycarpus dan Muchdi PR Bergabung di Partai Berkarya
(Pollycarpus Budihari Prijanto -- ANTARA FOTO/Novrian Arbi)

PARTAI politik perserta Pemilu 2019 berupaya memperkuat posisi dengan merekrut berbagai tokoh. Misalnya, Pollycarpus Budihari Priyanto dan Muchdi Purwoprandjono (Muchdi PR) yang terseret kasus pembunuhan aktivis HAM Munir Said Thalib, masuk ke jajaran pengurus Partai Berkarya. Partai baru itu digawangi oleh Hutomo Mandala Putra (Tommy Soaeharto).

Perekrutan itu tidak dilihat sebagai suatu masalah oleh Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto. "Itu hak warga negara, mau gabung partai mana saja, boleh," kata Wiranto di Jakarta, kemarin.

Ia menyebut tidak ada aturan yang melarang kedua orang itu untuk bergabung ke partai politik mana pun. Dia berharap masalah itu tak perlu dibesarkan. "Itu memang semuanya punya hak untuk bergabung ke partai apa saja. Saya tidak punya kewenangan untuk mengizinkan atau diizinkan. Jadi, saya kira biar saja siapa milih partai apa, itu hak mereka," jelas Wiranto.

Sementara itu, Sekjen Partai Berkarya Badarudin Andi Picuang menyebut Muchdi PR bukan orang baru di kepengurusan partai. Muchdi punya peran besar mendirikan partai anyar besutan Tommy itu.

Badar membantah mantan Danjen Kopassus itu sengaja mengajak Pollycarpus bergabung. Ia menyebut keduanya tidak pernah bersua sejak bergabung ke partai tersebut.

Muchdi PR sebelumnya sempat didakwa dalam kasus pembunuhan Munir. Pada 19 Juni 2008, dia ditangkap dengan dugaan menjadi otak pembunuhan Munir. Beragam bukti kuat dan kesaksian mengarah kepadanya.

Namun, pada 31 Desember 2008, Muchdi divonis bebas. Vonis itu membuat tiga hakim yang mengadili diperiksa. Hingga kini belum diketahui siapa yang menjadi otak pembunuhan aktivis HAM itu.(Gol/P-3)



Cek berita dan artikel yg lain di Google News dan dan ikuti WhatsApp channel mediaindonesia.com
Editor : Kardashian
Berita Lainnya