Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
MENTERI Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Wiranto mengingatkan pentingnya persatuan dan kesatuan untuk tujuan nasional. "Tanpa bersatu, tidak mungkin kita berdaulat, membangun ekonomi nasional. Bersatu itu sangat mutlak bagi bangsa Indonesia," tegas Wiranto saat membuka Rapat Koordinasi Tim Terpadu Penanganan Konflik Sosial, di Jakarta, kemarin.
Menurutnya, bangsa Indonesia bisa bersatu jika menghadapi musuh bersama. Misalnya, ketika para pendahulu bangsa dijajah oleh Belanda, mereka bersatu untuk memperoleh kemerdekaan. Namun, kini masyarakat harus melawan diri sendiri, jangan sampai terjadi konflik atau cekcok satu sama lain.
Dalam kesempatan tersebut, Wiranto juga mengatakan bahwa konflik sosial merupakan konflik yang timbul karena ulah manusia sendiri, konflik yang muncul karena menyelenggarakan pemilihan umum, baik pilkada maupun pileg dan pilpres.
"Konflik itu tidak boleh terjadi kalau semua pihak menjaga diri, paling tidak menetralisasi konflik dari internal kita. Kalau eksternal bisa diserahkan ke aparat keamanan. Tapi di internal itu pasti muncul karena politik identitas, politik yang membedakan, oh ini suku ini, oh ini partai ini, oh ini pihak sana, pihak sini. Harusnya itu hilang karena pemilu itu kan kontes kompetensi," paparnya.
Selain itu, imbuhnya, munculnya konflik tatkala ada kampanye hitam, kampanye yang merendahkan martabat orang lain, kampanye yang menghina orang lain, kampanye yang memberikan ujaran kebencian. Kemudian, karena adanya money politics, bayar-membayar sehingga muncul ketidakpuasan, muncul konflik.
"Maka tadi saya katakan kepada teman-teman di daerah, Indonesia ini luas sekali. Tidak mungkin pemerintah pusat mengawasi semua kegiatan di Indonesia. Maka ada namanya pendelegasian wewenang dan tanggung jawab kepada gubernur, wali kota, dan bupati," jelas Wiranto.
Untuk itu, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) perlu dihidupkan. Bila pimpinan daerah bersatu, ada kesadaran mengamankan daerah masing-masing, tentu akan membuat Indonesia aman.
"Maka jangan sampai muncul persepsi bahwa kalau ada pilkada, ada pemilu, berarti negara enggak aman, politik memanas. Enggak!" tandas mantan Menhankam Pangab itu.
Hadir dalam acara tersebut Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo, Asisten Deputi Koordinasi Desentralisasi dan Otonomi Kedeputian Bidang Politik Dalam Negeri Kemenko Polhukam Safii, Kabid Pemilu dan Pilkada Kedeputian Poldagri Kemenko Polhukam Kol Jeffry A Rahawarin, dan Kabid Desentralisasi Kedeputian Poldagri Kemenko Polhukam Rini.
Stabilitas daerah
Kemendagri mengingatkan pemerintah daerah agar menjaga stabilitas daerah. Keberhasilan daerah menjaga stabilitas akan berimbas pada stabilitas nasional.
"Ini tahun politik, investasi harus jalan, pembangunan infrastruktur harus jalan. Kuncinya, harus ada koordinasi dan komunikasi setiap saat," ucap Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.
Menurutnya, pemda harus bisa menjalin komunikasi dan koordinasi dengan TNI-Polri yang memiliki kekuatan hingga pelosok dalam wujud Babinsa dan Babinkamtibmas.(Gol/P-3)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved