Headline
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Presiden perintahkan investigasi atas tragedi Bekasi Timur.
Kumpulan Berita DPR RI
INDONESIA butuh semangat nasionalisme dan patriotisme yang lebih hebat untuk mengejar ketertinggalan dari bangsa lain. Hal tersebut disampaikan Ketua Umum Partai NasDem Surya Paloh dalam kunjungan kerjanya ke Cirebon, Jawa Barat, kemarin.
"Allah memberikan anugerah luar biasa kepada kita sebagai suatu bangsa dengan kelengkapan persyaratan untuk berdiri tegak sebagai bangsa besar," ujarnya di hadapan ribuan kader NasDem.
Menurut Surya, tidak banyak bangsa lain yang memiliki kekayaan alam seperti di Indonesia. Selain itu, wilayahnya sangat luas dan penduduknya banyak. "Namun, rasanya kok masih berjalan belum secepat yang kita harapkan. Tujuan kita berbangsa dan bernegara untuk kesejahteraan dan kebanggaan diri sebagai rakyat Indonesia," paparnya.
Surya melanjutkan, bangsa ini sangat membutuhkan konsistensi bergerak maju bersama-sama. "Mau maju, tapi tidak bersikap ke arah maju. Kita mau dikenang sebagai orang baik, tapi tidak berlaku menjadi orang baik," katanya.
Di antara faktor penghambat kemajuan, lanjutnya, ialah malu belum menjadi budaya bangsa. Masih banyak pihak, bahkan elite, yang tidak malu berbuat salah.
Selain di Cirebon, Surya melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Subang. Kedatangannya disambut ribuan kader NasDem yang sejak pagi berkumpul di Graha Sofia Stiesa Subang.
Sebelum memberikan pidato politiknya, Surya lebih dulu disuguhi sebuah lagu berjudul Sang Surya karya Ketua DPD Nasdem Subang Eep Hidayat. Surya terkesan dan mengungkapkan betapa berharganya lagu itu. "Kang Eep bukan hanya birokrat, politisi, tapi juga budayawan," ujarnya.
Dalam pidatonya, Surya mengatakan bahwa yang disebut gerakan perubahan ialah mengubah cara berpikir dan bersikap. "Jadilah warga yang bersedia memberikan yang terbaik untuk bangsa, baru di situ terwujudnya restorasi. Restorasi di sini memperkukuh kembali apa yang sudah kita miliki," tandasnya.
Calon Bupati Subang, Ruhimat, yang hadir pada acara itu mengatakan hanya NasDem yang menerapkan politik tanpa mahar. "Subhanallah, ini kesaksian saya," tukas Ruhimat yang berpasangan dengan Agus Masykur.(Uta/RZ/X-5)
Copyright @ 2026 Media Group - mediaindonesia. All Rights Reserved